FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS KATEGORI 1 DI PUSKESMAS KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
IWAN INDRA PUTRA, dr. Wahyudi Istiono, M.kes ; dr. Bambang Sigit, S.PD.KP
2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang: Besarnya angka drop out dan kegagalan pengobatan TB di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta maka perlu dilakukan berbagai upaya strategis yang mampu menurunkan tingkat penyebaran dan kegagalan pengobatan TB. Salah satu upaya dalam waktu dekat yang mungkin bisa dicapai adalah dengan mengidentifikasi berbagai macam faktor resiko penyebab kegagalan pengobatan TB pada pasien dengan TB BTA (+) di Kabupaten Sleman. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan pengobatan TB di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Faktor yang berperan dibagi menjadi 2, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari usia, status nutrisi, tingkat keparahan, ketaatan konsumsi OAT, keberadaan penyakit penyerta, perilaku merokok, dan status psikologis. Faktor eksternal terdiri dari pengetahuan tentang TB, keberadaan efek samping, peran PMO, riwayat TB sebelumnya, dan sosioekonomi Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengambilan data primer diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam dengan 5 responden dan observasi langsung. Data sekunder diperoleh dari Dinkes Kabupaten Sleman. Hasil: Semua faktor memiliki peran yang bervariatif pada setiap responden. Namun ada beberapa kesamaan untuk semua responden yaitu status nutrisi yang buruk dan adanya peran PMO yang belum optimal dalam memberikan dukungan emosional serta informasi yang diperlukan bagi responden. Hal ini penting karena untuk membantu responden mendapatkan pola hidup yang sehat dengan lingkungan fisik rumah yang baik. Kesimpulan: Kegagalan pengobatan TB di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta disebabkan oleh 2 faktor utama yaitu faktor internal dan eksternal. Dari 2 faktor ini didapatkan status nutrisi yang buruk dan peran PMO yang kurang optimal. Sehingga diperlukan sosialisasi secara berkesinambungan untuk mendapatkan pola hidup yang sehat dengan lingkungan fisik rumah yang baik. Kata Kunci: Tuberkulosis, Kegagalan, Pengobatan, Kategori I, Puskesmas.
Background: The magnitude of the drop out rate and failure of treatment of tuberculosis in Sleman Yogyakarta is necessary for strategic efforts that can reduce the failure rate and the spread of TB treatment. One effort in the near future that may be achieved is by identifying a wide range of risk factors cause TB treatment failure in patients with smear (+) in Sleman. Objective: This study aims to determine the factors that led to the failure of TB treatment in Sleman Yogyakarta Special Region. Factors at play is divided into two, namely internal factors and external factors. Internal factors consist of age, nutritional status, severity, adherence OAT consumption, the presence of comorbidities, smoking behavior, and psychological status. External factors consist of knowledge about TB, the presence of side effects, the role of the PMO, a history of previous TB, and socioeconomic Method: This research is a qualitative research case study design. Primary data obtained by conducting in-depth interviews with 5 respondents and direct observation. Secondary data were obtained from Sleman District Health Office Result: All factors have varied roles on each respondent. But there are some similarities to all respondents, poor nutrition status and the role of the PMO is not optimal in providing emotional support and information necessary for the respondent. This is important because it helps the respondent to obtain a healthy lifestyle with a good physical environment home. Conclusion: TB treatment failure in Sleman Yogyakarta caused by two main factors, namely internal and external factors. This factor of 2 is obtained poor nutritional status and role of the PMO is less than optimal. So it is necessary to obtain continuous socialization healthy lifestyle with a good physical environment home. Keyword: Tuberculosis, Failure, Treatment, Category I, Primary Health Care
Kata Kunci : Keyword: Tuberculosis, Failure, Treatment, Category I, Primary Health Care