PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI UNTUK OPTIMALISASI PENDAPATAN DAERAH PADA DINAS PENDAPATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
MIFTAH RIDHA ANSHARI, Dr. Ir. Eko Nugroho, M.Si
2014 | Tesis | S2 Teknik ElektroRencana Strategis Sistem Informasi berperan besar dalam menentukan kesuksesan implementasi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI). Manfaat Renstra SI antara lain menyelaraskan arah dan prioritas SI/TI sesuai prioritas bisnis, menciptakan manajemen yang efektif efisien, serta mengidentifikasi peluang untuk keunggulan kompetitif dan peningkatan value bisnis. Penelitian ini akan membuat sebuah renstra SI/TI dengan mengadopsi metode RIPTIK dan PEGI sebagai amanat dari peraturan perundangan eGovernment Indonesia. RIPTIK mempunyai kerangka yang lengkap, dan PEGI memandang SI/TI secara holistik pada lima dimensi. Kekurangan dari kedua metode tersebut adalah tidak menyediakan alat analisis untuk formulasi strategi. Kekurangan ini akan disempurnakan oleh metode Ward Peppard dengan alat analisis berupa value chain, balanced score card, critical succees factor, Information System need, Politic Economy Social and Technology (PEST), dan SWOT. Perpaduan ketiga metode tersebut membentuk sebuah metode baru yang lengkap dan rigid. Input dari metode adalah analisa pada empat lingkungan: bisnis internal, bisnis eksternal, SI/TI internal, dan SI/TI eksternal. Selanjutnya metode tersebut diimplementasikan pada Dispenda Kalsel dengan fokus pada optimalisasi pendapatan daerah. Output dari penelitian adalah strategi dan portfolio pada lima dimensi : dimensi perencanaan, kebijakan, kelembagaan, aplikasi, dan infrastruktur. Pada dimensi kebijakan hal strategis adalah pembuatan surat keputusan Kepala Dispenda mengenai SI/TI, dan Rancangan PERDA SIM Dispenda. Sementara aplikasi yang strategis adalah eDispenda, eSamsat, database potensi daerah, sistem pengawasan/monitoring, sistem informasi eksekutif, integrasi data dengan BUMD, serta website yang terintegrasi dengan pelayanan Dispenda dan sistem perbankan untuk menerima pembayaran.
Strategic Plan for Information Systems (SPIS) determining the success of Information System implementation. IS strategic plan benefits include aligning IS and business objective, create effective management, identifying opportunities for competitive advantage and increase business value. This study will create a SPIS model by adopting the RIPTIK and PEGI methode as the mandate of Indonesian eGovernment legislation. RIPTIK have a complete framework and PEGI The lack of methods isnot provide an analytical tool for strategy formulation. This will be refinedby Ward Peppard SPIS methode, with many analysis tool value chain, balanced scorecard, critical succees factor, Information Systems need, Politics Social Economy and Technology (PEST), and SWOT. The combination of RIPTIK, PEGI, and Ward Peppard form a new complete method. Input are environments analysis : Internal business, external business, IS/IT internal, IS/IT external. The new methode was conducted at the Department of Revenue South Kalimantan and aligned with revenue optimization study. The output of the research is strategies and portfolio on five dimensions: Planning, Policy, Institutional, Applications, and Infrastructure. Strategy on policy dimension is proposed to IS Dispenda’s PERDA. Srategic application is eDispenda, eSamsat, revenue potential database, supervision/monitoring system, executive information systems, data integration with enterprises, Integrated website with revenue service and banking system.
Kata Kunci : Perencanaan strategis, SI/TI, optimalisasi pendapatan, eGovernment.