Laporkan Masalah

Pemodelan polimerisasi emulsi stiren :: Mmekanisme reaksi

HARTAYA, Ir. Rochmadi, SU.,PhD

2001 | Tesis | S2 Teknik Kimia

Produk polimer yang berupa emulsi dari polimerisasi emulsi dapat digunakan sebagai pelapis, cat, tinta, perekat, dan karet. Pada masa mendatang akan semakin menarik perihal polimerisasi emulsi baik dari sektor industri maupun ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan mempelajari mekanisme polimerisasi emulsi dengan menggunakan model matematis. Polimerisasi dilakukan dalam reaktor batch yang dilengkapi dengan pengaduk, kran pengambilan larutan contoh, dan pengatur suhu. Reaksi beroperasi pada tekanan atmosferis, suhu 50 - 70“C, dan bebas oksigen. Reaktor diisi dengan sejumlah air (300 g), aerosol OT (2 6 g), stiren (80 g), dan kalium persulfat (0,025 - 0,25 g). Variabel yang diamati adalah konsentrasi inisiator, konsentrasi surfaktan,dan suhu. Jumlah polimer yang terbentuk dianalisis secara gravimetri. Model matematis yang diajukan dapat digunakan untuk menjelaskan peristiwa polimerisasi emulsi dengan baik. Konsentrasi surfaktan dan inisiator tidak mempengaruhi tetapan Nerst, koefisien transfer massa, dan tetapan kecepatan reaksi. Koefisien transfer massa sedikit dipengaruhi suhu, sedangkan tetapan kecepatan reaksi dipengaruhi oleh suhu. Untuk resep polimerisasi emulsi: air (300 g), stiren ( 80 g ), kalium persulfat (2 g), aerosol OT ( 3 g), dan kisaran suhu 50-70oC; hubungan tetapan-tetapan kecepatan reaksi dengan suhu dapat dituliskan dengan persamaan: kpp = 2,7. 10'3 69460“! _cm3/mol.menit, k…, : 9,6 . IO:3 e'z2 %“Rf cm3/mol.menit, k…, = 2,3 . lO20 e”24 762… cm3/mol.menit, dengan ralat relatif rerata masing-masing sebesar 0,2%; 0,4%; dan 3,l%; dan hubungan koefisien transfer massa dengan suhu dapat dituliskan dengan persamaan: kg; : 0,0074 e"! MRP cm/menit, dengan ralat relatif rerata sebesar l,3%.

Available in Fulltext

Kata Kunci : Polimerisasi,Emulsi Stiren


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.