Laporkan Masalah

ANALISIS INDUSTRI DAN PBRSAINGAN SEKTOR JASA PENDIDIKAN NON FORMAL STUDI KASUS SMART LEARNING CENTER DI PANGKAL PINANG, BANGKA BELITUNG

Stefanus Prima Nugroho, Poppy Ismalina, M.Ec.Dev., Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Pada saat ini, persaingan dalam industri begitu ketat. Perusahaan – perusahaan sejenis yang berada dalam satu industri saling menerapkan strategi – strategi yang berbeda – beda untuk bersaing dan merebut pangsa pasar yang lebih besar. Demikian halnya di dalam industri sektor layanan jasa pendidikan non formal di provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya di kabupaten/kota Pangkal Pinang. Potensi pasar yang besar menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah perusahaan pengada jasa pendidikan non formal. Oleh karena itu, masing – masing pengada jasa harus menentukan strategi bersaing yang sesuai dengan kondisi pasar saat ini. Smart Learning Center (SLC) merupakan salah satu perusahaan baru yang bergerak di bidang layanan jasa pendidikan non formal di Pangkal Pinang. Untuk menjaga ekstistensi di dalam menghadapi ketatnya persaingan di dalam industri sektor jasa pendidikan non formal, SLC harus mengetahui posisi dan kemampuan bersaingnya sehingga mampu menerapkan strategi bersaing yang tepat. Langkah – langkah yang diambil untuk mengetahui posisi dan kemampuan bersaing SLC adalah dengan menganalisa (1) kapasitas internal perusahaan seperti sumber daya keuangan, sumber daya manusia dan kompetensi inti SLC, (2) karakteristik industri perusahaan jasa pendidikan non formal SLC seperti ukuran pasar, tingkat pertumbuhan, kelebihan/kekurang kapasitas, profitabilitas industri dan keperluan modal, dan (3) keunggulan daya saing SLC melalui analisis terhadap ancaman – ancaman yang datang dari pendatang baru, pemasok tenaga kerja, pembeli, produk layanan jasa pengganti dan persaingan antar perusahaan dalam industri.

Industrial competition is tough nowadays. Companies in one similar industry apply different strategies in order to compete and get bigger market share. The same thing happens in industry of informal education services in Kepulauan Bangka Belitung Province, especially the city of Pangkal Pinang. A big market potention has caused the increment in the number of companies of informal education services. Therefore, each company has to decide competitive strategies which are suitable with the situation and condition of the current market. Smart Learning Center (SLC) is one of the new companies in the industry of informal education services. To maintain their existence in facing the tough competition among other companies in the industry of informal education services, SLC must acknowledge the position and competitive abilities so that the right competitive strategies can be applied. The steps that should be taken are by analyzing (1) the company internal capacities such as financial resources, human resources and core competence, (2) the company characteristics of industry such as market scale, growth level, excess/lacking of capacity, industrial profit, and the needs of capital, and (3) competitive advantage through analyzing the threats that come from new comers, suppliers, buyers, substitute products or services and competitions among companies in an industry.

Kata Kunci : Kapasitas Internal, Karakteristik Industri, Keunggulan Daya Saing


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.