ANALISIS ATAS PEMBUKTIAN PENERAPAN PRINSIP KEWAJARAN DAN KELAZIMAN USAHA DENGAN PENYELENGGARAAN DOKUMENTASI TRANSFER PRICING PADA PT X
Punto Aji Yosarony, Dr. Hardo Basuki, M.Soc.Sc., CSA.
2014 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari peraturan atas penerapan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha dalam transaksi antara perusahaan/wajib pajak dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa melalui Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-43/PJ/2010 sebagaimana diubah dengan PER-32/PJ/2011 dan bagaimana penerapannya dalam suatu perusahaan multinasional, dalam hal ini pada PT X sebagai anak perusahaan multinasional. Termasuk dalam hal ini untuk menganalisis pendekatan yang dilakukan PT X dengan melakukan pembuktian atas kewajaran dan kelaziman usahanya melalui penyelenggaraan dokumentasi transfer pricing sesuai yang diatur dalam peraturan tersebut dan pengaruhnya terhadap pengendalian manajemen untuk pencapaian tujuan perusahaan. Penerapan peraturan ini merupakan hal yang penting dan baik untuk kepentingan pemerintah maupun perusahaan terutama dalam memberikan pedoman dalam melakukan transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pembuktiannya. Berangkat dari adanya permasalahan transfer pricing dalam era keterbukaan perdagangan antar negara dan perubahan lingkungan eksternal bisnis dengan penerapan peraturan tersebut, keterbatasan penelitian dilakukan dengan melakukan studi kasus pada PT X dengan pendekatan descriptive analytics yang memberikan gambaran dan pemahaman mengenai dampak dan penyesuaian atas penerapan peraturan pada pendekatan kebijakan PT X serta analisis atas penyelenggaraan dokumentasi transfer pricing-nya. Menurut Anthony dan Govindarajan (2007), kebijakan transfer pricing dalam perusahaan multinasional dapat dilakukan dengan sebagian besar keputusan dikendalikan oleh induk perusahaan atau dengan memberikan keputusan atas transaksi dan penentuan harga pada masing-masing anak perusahaan. Terkait dengan kebijakan kedua tersebut sebagai kebijakan yang dijalankan dalam hasil penelitian ini, PT X memiliki pengendalian manajemen dengan peranan lebih besar dalam mengelola praktik transfer pricing yang sesuai dengan peraturan yang berlaku di yurisdiksi pajak Indonesia. Dalam hal ini penerapan atas penyelenggaraan dokumentasi transfer pricing oleh PT X dengan melakukan analisis yang dipersyaratkan seperti kesebandingan, data pembanding, analisis fungsi yang dilakukan, aset yang digunakan, risiko yang ada, analisis industri dan ekonomi mengacu pada pedoman dan peraturan yang berlaku, namun penyelenggaraannya masih terbatas untuk tujuan sebagai media komunikasi dalam hal dilakukannya pemeriksaan pajak.
This study aims to analyze the impact of the application of the rules of arm’s length principle in the transaction between company/taxpayer to related party, through the Director General of Taxation Regulation No. PER-43/PJ/2010 as amended by PER-32/PJ/2011 and how its application in a multinational company, in this case in PT X as a subsidiary of a multinational company. Included in this is to analyze the approach taken by PT X to prove the arm’s length principle through the implementation of appropriate transfer pricing documentation set out in the regulation and its impact on management control of the Company. Implementation of this regulation is important and good for benefit and interests of government and corporate especially in providing guidance in conducting transactions with related parties and its proof. Departing from the transfer pricing issues in the globalization era of trade openness between countries and business changes in the external environment with the implementation of the regulations, limitation of the research conducted with case study in PT X by descriptive analytics that provide an overview and understanding of the impact of the regulation on the Company's policy approach and analysis on the implementation of its transfer pricing documentation. According to Anthony and Govindarajan (2007), transfer pricing policy in a multinational company can be largely controlled by parent company or by giving the decision on transaction and pricing on each subsidiary. Related to the second policy as policy implemented in this study, PT X has a greater role in management control to manage its transfer pricing pratices which in accordance with the applicable regulations in its tax jurisdiction. In this case, the application of transfer pricing documentation implemented by PT X with such proportionality analysis, the use of comparative data, analysis of the functions performed, assets used, risks exist, industry and economic analysis refers to the guidelines and regulations, but the implementation is still limited for the purpose as a communication media in the tax audits.
Kata Kunci : Pengendalian Manajemen, Perusahaan Multinasional, Transfer Pricing, Beban Pembuktian, Dokumentasi Transfer Pricing