Laporkan Masalah

RBNCANA PENGEMBANGAN BISNIS KLINIK RAWAT INAP BALAI PENGOBATAN ISLAM ALBASRAH

Hujjatullah Fazlurrahman, Boyke R. Purnomo, S.E., M.M., CFP.

2014 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Klinik rawat inap merupakan salah satu layanan kesehatan yang ditujukan pada pasien yang membutuhkan perawatan selama 1-5 hari. Klinik hanya menangani pasien dengan keluhan ringan dan jika klinik tidak dapat merawat lebih lanjut maka pasien harus dirujuk ke Rumah Sakit. Untuk memenuhi kebutuhan pasien tersebut, BPI ALBASRAH yang berdiri pada 12 Maret 1994 dan hanya melayani rawat jalan memutuskan untuk menambah fasilitas rawat inap untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien. Penulisan rencana bisnis ini dianalisis menggunakan lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Hal tersebut juga memberikan gambaran pada analisis five forces. Untuk analisis yang lebih mendalam pada rencana bisnis ini, maka penulis menjabarkan pada rencana bisnis secara fungsional. Target pasar untuk klinik ini adalah masyarakat kelas menengah bawah. Klinik menawarkan kemudahan bagi pasien yaitu biaya berobat yang hemat dan lokasi klinik yang terjangkau. Jumlah tempat tidur yang direncanakan sebanyak 10 tempat tidur dan terbagi pada 3 kelas yaitu kelas 1,2, dan 3. Klinik rawat inap ini terletak di Kabupaten Malang dan lebih tepatnya di Desa Wajak Kecamatan Wajak. Untuk dapat mewujudkan penambahan fasilitas yang diinginkan pasien dan memberikan pelayanan yang terbaik, maka dibutuhkan perencanaan bisnis yang komprehensif seperti rencana pemasaran, sumber daya manusia, keuangan dan operasi dan produksi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa bisnis klinik rawat inap ini layak untuk dijalankan karena memenuhi kelayakan secara keuangan. Berdasarkan hasil analisis arus kas selama 7 tahun diperoleh nilai NPV (Net Present Value) sebesar 26.297.000 (Positif), IRR (Internal Rate of Return) sebesar 14%, dan Payback Periode selama 4,5 tahun.

Inpatient clinic is one of the health services aimed at patients who need medical care for 1 up to 5 days. To fulfill the needs of the patients, BPI ALBASRAH which was originally an outpatient clinic, decided to add inpatient facility to improve clinical services to patients. Inpatient clinic only treat patients with minor complaints so when a patient needs further medical treatment in which the clinic can not provide, the patient should be referred to hospital. The business plan using the company’s internal and external environment. It will also provide an overview to “five forces” analysis. For a more in-depth analysis to this business plan, the author describe the functional business plan. The target market for this clinic is the middle to lower class. Clinic offers convenience for patients, that patients can be treated in a cost-effective treatment and clinic location is close to the residence of patients. In order to support inpatient facility, the clinic plans to provide 10 beds which will be divided in three classes, namely 1st class, 2nd class and 3rd class. BPI ALBASRAH is located in Kabupaten Malang and more precisely in Desa Wajak, Kecamatan Wajak. In order to realize the additional facilities for patients convenience and to provide the best service, we need a comprehensive business plan such as marketing plans, human resources, finance and operations. The result proves that this business is feasible the financial analysis shows that the business is able to fulfill financial feasibility. Based on analysis cash flow for 7 years, it finds out that NPV is 26.297.000 (Positive), the IRR is 14%, and the payback periode is 4,5 years.

Kata Kunci : Klinik Rawat inap, Rencana Pengembangan Bisnis, Rencana Bisnis Fungsional.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.