Laporkan Masalah

VISUALISASI ARAH PERKEMBANGAN PERMUKIMAN DI KOTA YOGYAKARTA DARI TAHUN 1987-2007

SULISTYO PUTRO N, Dr. Noorhadi Rahardjo, M.Si.,PM.

2014 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH

VISUALISASI ARAH PERKEMBANGAN PERMUKIMAN DI KOTA YOGYAKARTA DARI TAHUN 1987 – 2007 Oleh Sulistyo Putro Nugroho 07/254182/GE/06217 INTISARI Permukiman merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang harus terpenuhi agar manusia dapat hidup sejahtera dan layak sesuai dengan derajat kemanusiaan. Bertambahnya jumlah permukiman di kawasan perkotaan dari waktu ke waktu membawa konsekuensi berupa desakan ruang yang terus menerus. Hal ini memicu terjadinya perkembangan kawasan perkotaan secara fisik, yakni berkaitan dengan perkembangan lahan permukiman di kawasan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengkaji arah dan luas perkembangan permukiman di Kota Yogyakarta tahun 1987- 2007, (2) Memvisualisasikan arah perkembangan permukiman di Kota Yogyakarta dari tahun 1987-2007. Data yang digunakan dalam visualisasi arah perkembangan permukiman adalah citra multitemporal berupaFoto udara tahun 1987, 1993, 1996, Citra Quickbird tahun 2003, dan citra Google Earth tahun 2007. Analisis arah perkembangan permukiman diperoleh dengan membagi wilayah Kota Yogyakarta menjadi empat kuadran, yaitu kuadran 1 (Timur Laut) , kuadran II (Barat Laut), kuadran III (Barat Daya), dan kuadranIV (Tenggara). Luas perkembangan permukiman diketahui dari perhitungan rata-rata perkembangan lahan permukiman di Kota Yogyakarta. Hasil pengolahan dan analisis data menunjukkan bahwa arah perkembangan permukiman yang terjadi di Kota Yogyakarta dari tahun 1987 hingga tahun 2007 menyebar kesegala arah secara merata dengan dominasi lebih ke arah tenggara dengan luaspertambahan sebesar 447,36 Ha

VISUALIZATION DEVELOPMENT DIRECTION OF SETTLEMENT IN YOGYAKARTA CITY YEAR 1987 - 2007 By Sulistyo Putro Nugroho 07/254182/GE/06217 ABSTRACT Settlement is one of the basic human needs that should be met for people to live a prosperous and viable according to the degree of humanity. Increasing the number of settlements in urban areas from time to time have consequences in the form of continuous insistence that space. This lead to the development of urban areas physically, which is associated with the development of residential land in urban areas. This study aims to: (1) Assess direction and extensive development of settlements in the city of Yogyakarta in 1987 to 2007, (2) Visualizing the direction of development of settlements in the city of Yogyakarta from year 1987 to 2007. The data used in the visualization of the direction of development of the settlement is a multitemporal image Aerial Photography 1987, 1993, 1996, 2003 Quickbird image, and the image of Google Earth in 2007 Analysis of the direction of development of the settlement is obtained by dividing the area of Yogyakarta city into four quadrants, the quadrant 1 (East Sea), quadrant II (Northwest), quadrant III (Southwest), and quadrant IV (Southeast). Extensive development of settlements known from the calculation ofaverage residential land developments in the city of Yogyakarta. The results of the processing and analysis of data indicate that the direction of development of settlements that occurred in the city of Yogyakarta from 1987 to 2007 spread evenly in all directions with dominance over south east with an area of 447.36 hectares accretion

Kata Kunci : Visualisasi, Arah, Perkembangan Permukiman


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.