DOMINASI PENGUSAHA BESAR DALAM PASAR TEMBAKAU DI TEMANGGUNG
NENY MARLINA, Drs. Mashuri Maschab, SU.
2014 | Tesis | S2 Politik dan PemerintahanPenelitian ini berjudul “Dominasi Pengusaha Besar dalam Pasar Tembakau di Temanggungâ€. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah. Studi ini bermaksud untuk menjelaskan alasan terus berlangsungnya praktik dominasi pasar oleh pengusaha besar pada pasar tembakau Temanggung serta menunjukkan bahwa strategi penguatan dominasi yang dimiliki oleh pengusaha besar telah melemahkan peran negara dalam menjamin kesejahteraan petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan cara pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara mendalam dan intensif dengan informan sedangkan data sekunder diperoleh melalui literatur-literatur pendukung terkait. Temanggung sebagai daerah penghasil tembakau kualitas terbaik bagi bahan baku rokok kretek sehingga dikenal dengan sebutan “ Kota Tembakau†ini menjadikan perekonomian daerah bahkan masyarakatnya bergantung pada komoditas ini. Pengaruh struktur pasar persaingan tidak sempurna, adanya ketergantungan masyarakat terhadap pabrik rokok dan lemahnya upaya negara menstabilkan pasar mengakibatkan menguatnya strategi dominasi pengusaha besar dalam pasar tembakau Temanggung. Adanya SK Kemitraan dari negara justru menjadi momentum menguatnya praktik dominasi pengusaha besar dalam pasar tembakau dengan terus menjalankan jaringan pembelian yang rumit. Selain itu, rapuhnya kelembagaan petani juga turut menjadi alasan bagi terus berlangsungnya praktik dominasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedudukan yang tidak seimbang dalam pasar persaingan tidak sempurna (pasar tembakau) antara pengusaha besar, pemerintah daerah dan petani telah melahirkan ruang kosong bagi terciptanya strategi kuasa menuju dominasi. Arena persaingan pasar bebas yang sehat dan menjamin kesetaraan kedudukan antar aktor ternyata tidak mampu dijamin oleh sikap negara yang ambigu. Strategi awal terciptanya kekuasaan menuju dominasi justru lahir dari legitimasi rasional petani dan legitimasi legal negara. Pengusaha besar dengan seperangkat penciptaan struktur jaringan dalam pasar telah melahirkan bentuk ketergantungan petani dan tidak kuatnya negara menghadapi pasar. Upaya pengusaha besar dalam melakukan konsolidasi baik dengan aktor non negara maupun negara merupakan strategi bagi keberhasilan eksistensi dominasi pengusaha besar dalam pasar tembakau Temanggung. Kata Kunci : Dominasi, Legitimasi Legal-Rasional, Konsolidasi, Pasar Persaingan Tidak Sempurna
This research is entitled “Large Businessmen Domination in Tobacco Market in Temanggungâ€. The research took place in Temanggung residence Central Java. The study is intended to reveal the motives of the continuity of market domination practiced by large businessmen in Temanggung tobacco market and also to point out that the domination strengthening strategy owned by large businessmen has weaken the role of the state in assuring the welfare of the farmer. The method employed in the research was qualitative research with case study approaches and the informants collecting method was by laboring purposive sampling technique. The data used in the research are primary data and secondary data. Primary data were acquired from comprehensive and intensive interviewing result with the informants while secondary data were acquired from supporting related literatures. Temanggung as top quality tobacco producer region for the raw material of clove cigarette makes the region known well as “The Tobacco Cityâ€, thus brings the regional economy even the people into depend on the commodity. The influence of cigarette industry and the weakness of the effort of the state to stabilize the market is having impact on the strengthening of the dominating strategy from the large businessmen in Temanggung tobacco market. The genesis of Partnership Decree from the state precisely has becoming the momentum of the corroborating of large businessmen’s dominating strategy in tobacco market by continuously deploying the unnecessary complicated buying network system. Moreover, the fragility of farmer organization has also becoming the reasons of the dominating practice endurance. Base on the research result, it may be concluded that the imbalance of position in imperfect open competition market (tobacco market) among the large businessmen, local government and farmer has resulting empty space for the creation of power strategy toward the domination. The competition arena of healthy open market and the assurance of the equality of position among the actors in fact cannot be assured by the ambiguous posture of the state. The initial strategy of the power creation toward domination in fact is precisely generated from the farmer’s rational legitimation and the state legal legitimation. The large businessmen with sets of intra market network structural creation has generated certain kind of dependency for farmers and the state’s insubstantiality in facing the market. The effort of the large businessmen in committing consolidation with the non-state and state actors is the strategy for the success of the existence of large businessmen’s domination in Temanggung tobacco market. Keywords: Domination, Legitimation, Legal-Rational, Consolidation, Imperfect Competitive Market
Kata Kunci : Dominasi, Legitimasi Legal-Rasional, Konsolidasi, Pasar Persaingan Tidak Sempurna