Laporkan Masalah

EVALUASI PENGGUNAAN PROTON PUMP INHIBITOR PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT BAPTIS KEDIRI PERIODE DESEMBER 2009 – FEBRUARI 2010

Debby Christianti, Prof. Dr. Zullies Ikawati, Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Mag.Farmasi Klinik

Terapi dengan obat golongan penghambat pompa proton (proton pump inhibitor) pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Baptis Kediri diberikan dengan pertimbangan indikasi dan pengalaman klinis yang mengacu pada prosedur dan protokol terapi masing-masing kelompok staf medis. Belum pernah dilakukan evaluasi penggunaannya untuk menilai efektivitas obat yang telah diberikan tersebut. Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental mengikuti rancangan desktriptif evaluatif dengan pengambilan data secara prospektif dari catatan medis yang relevan dengan tujuan penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan cara memantau langsung penggunaan obat golongan penghambat pompa proton (proton pump inhibitor) pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Baptis Kediri periode Desember 2009 sampai dengan Februari 2010. Pasien rawat inap pada periode tersebut yang memenuhi kriteria inklusi penelitian dan bersedia menjadi responden berjumlah 197 pasien dengan 44 pasien diantaranya adalah pasien dengan riwayat gangguan pencernaan (22.3%). Selebihnya menyangkal adanya gangguan riwayat pencernaan terdahulu dan baru pertama kali mendapatkan terapi dengan obat golongan penghambat pompa proton. Penelitian ini mengevaluasi ketepatan indikasi, efektivitas terapi dengan obat golongan penghambat pompa proton, dosis obat golongan penghambat pompa proton pada pasien dengan populasi khusus, dan interaksi obat yang relevan dengan tujuan penelitian. Evaluasi ketepatan indikasi didapatkan 55.33% tepat indikasi. Efektivitas terapi dengan membandingkan keluhan sebelum dan sesudah pasien mendapatkan obat golongan penghambat pompa proton dengan hasil 92.38% efektif. Evaluasi dosis obat golongan penghambat pompa proton dilakukan pada populasi pasien dengan gangguan hepar dengan dasar profil farmakokinetik dari obat golongan penghambat pompa proton didapatkan hasil 8 subyek penelitian tidak mendapatkan penyesuaian dosis; interaksi obat yang potensial terjadi pada penelitian ini dibagi dalam 3 kelas yaitu interaksi minor 30 kasus, interaksi moderat 31 kasus dan interaksi mayor sebanyak 4 kasus. Kata kunci : penghambat pompa proton, ketepatan indikasi, efektivitas terapi, dosis obat penghambat pompa proton, interaksi obat.

-

Kata Kunci : penghambat pompa proton, ketepatan indikasi, efektivitas terapi, dosis obat penghambat pompa proton, interaksi obat.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.