Laporkan Masalah

Analisis Biaya Pada Tahapan Supply Chain Produk

LOLA PURNAMA SARI, Ir. Subagyo, Ph.D

2014 | Skripsi | TEKNIK INDUSTRI

Meningkatnya permintaan produk pertanian berkualitas di Indonesia dikarenakan semakin berkembangnya pasar ritel modern. Peran logistik menjadi penting dalam memenuhi pasar ritel tersebut, seperti pengelolaan inventori, sistem informasi, pergudangan dan transportasi. Diantara sektor logistik tersebut, tingginya biaya transportasi dan kondisi infrastruktur yang masih minim merupakan faktor penghambat dalam peningkatan daya saing produk hortikultura di Indonesia.Biayatransportasi yang tinggisalahsatunyadisebabkanolehsistemsupply chain yang tidak efisien yang dikarenakan panjangnya aliran supply chain yang terdapat dalam pemasaran produk pertanian. Dalam penelitian ini dilakukan analisis untuk menentukan tahapan pada aliran supply chain mana yang paling dominan serta memberikan pengaruh yang besar dalam kenaikan dan penurunan harga saat produk tiba ditangan konsumen akhir. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui seberapa besar persentase biaya-biaya tersebut dalam memberikan pengaruh terhadap penurunan dan kenaikan harga produk dan tinggi rendahnya tingkat kerusakan produk. Hasil analisis biaya dari setiap tahapan supply chain produk hortikultura dapat disimpulkan bahwa tingkatan yang memiliki profit paling tinggi terdapat pada tahapan produk di supermarket dan resiko kerusakan produk yang rendah terdapat pada tahapan petani sebanyak 4 % sedangkan tingkat resiko yang tinggi akibat kerusakan produk sebanyak 8% terdapat pada tahapan pengecer.

The increasing demand for quality agricultural products in Indonesia due to the development of the modern retail market . Logistics becomes important roles in meeting the retail market , such as inventory management , Information systems , warehousing and transportation . Among the logistics sector , the high cost of transportation and the minimal conditions in infrastructure becomes a factor in improving the competitiveness of horticultural products in Indonesia . High transportation costs are caused by supply chain systems that is not efficient due to the length of the supply chain flow which contained in the marketing of agricultural products. This study conducted an analysis to determine the progress of which supply chain’s flow is the most dominant and had a major influence for the price fluctuation when the product arrives at the last consumer. This study was also conducted to determine the percentage of these costs in influencing the fluctuation of the product’s prices and damage. The results of the cost analysis in every supply chain progress of horticultural products can be concluded that the highest profit’s level is at the progress of the product in the supermarket and the lowest risk of the products damage is in the phases of farmers as much as 4%, then a high-level of risk due to damage to the product as much as 8% contained on the retailers progress.

Kata Kunci : Supply chain, logistic, horticultural products

  1. S1-FTK-2014-Lola_Purnama_Sari-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2014-Lola_Purnama_Sari-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2014-Lola_Purnama_Sari-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2014-Lola_Purnama_Sari-title.pdf