FAKTOR-FAKTOR PROGNOSTIK MORTALITAS PADA NEONATUS DENGAN ATRESIA ESOFAGUS DI RSUP DR. SARDJITO, YOGYAKARTA, PERIODE JANUARI 2007 – DESEMBER 2012
Leecarlo Millano LG, Dr Hj. Nunik Agustriani, Sp.B(K)BA.
2014 | Tesis | S2 Ilmu Bedah AnakLatar Belakang: Atresia esofagus dengan atau tanpa fistula trakeoesofageal merupakan suatu kelainan kongenital yang memiliki angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi pada usia neonatus. Beberapa faktor prognostik penyebab mortalitas perlu diidentifikasi untuk memperoleh cara penanganan terbaik agar angka morbiditas dan mortalitas ini dapat diturunkan Obyektif: Untuk mengidentifikasikan faktor-faktor prognostik yang berhubungan dengan mortalitas pada neonatus dengan atresia esofagus Metode: Penelitian retrospektif ini menggunakan data dari rekam medis di RS Dr. Sardjito, Yogyakarta, mulai dari Januari 2007 sampai Desember 2012. Faktor-faktor yang berperan, dianalisis menggunakan uji chi-square, dengan tingkat perbedaan bermakna ditandai dengan nilai p<0,05. Hubungan lama perawatan dengan kejadian mortalitas dianalisis dengan menggunakan independent-t test Hasil: Anemia dan trombositopenia, dan sepsis, merupakan faktor-faktor berpengaruh dan memiliki perbedaan bermakna dalam hasil luaran kejadian mortalitas (p<0,05). Trombositopenia memiliki kontribusi secara bermakna pada mortalitas dengan OR 10,857 (95% IK 1,029-114,578), dan anemia ternyata merupakan faktor protektif terhadap mortalitas, dengan OR 0,688 (95% IK 0,494-0,957). Sepsis merupakan penyebab utama kematian pada penelitian ini, dengan OR 13,333 (95% IK 1,242-143,151). Lama perawatan, secara statistik tidak memiliki perbedaan bermakna dengan kejadian mortalitas pada neonatus dengan atresia esofagus pascaoperasi (p=0,110). Dari kriteria inklusi kami sebanyak 31 neonatus, hanya 5 yang bertahan dan kesemuanya itu menjalani operasi satu tahap. Kesimpulan: Trombositopenia dan sepsis merupakan faktor-faktor yang paling kuat berpengaruh terhadap kejadian mortalitas, neonatus dengan atresia esofagus di Institusi kami. Penelitian lebih lanjut dengan jumlah subyek yang lebih banyak, masih sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Kata kunci: Atresia esofagus, faktor-faktor prognostik mortalitas, trombositopenia, sepsis, anemia
Background: Esophageal atresia with or without fistula is a congenital defect that causes high morbidity and mortality rate in newborns. Many risk factors causing mortality need to be identified to establish the best approach and decrease the morbidity and mortality. Objective: To identify factors associated with mortality in newborn with esophageal atresia. Method: This retrospective study identified risk factors of mortality in all newborns with esophageal atresia using data from the medical records in Sardjito General Hospital from January 2007 to December 2012. The different factors then analyzed using chi square with level of significance p<0.05. Correlation between length of hospitalization and mortality in neonates wih esophageal atresia postoperative, were analyzed using independent-t test. Result: Anemia and thrombocytopenia (post surgical), and sepsis were identified to have a significant difference in the outcome of mortality (p<0.05). Thrombocytopenia contributed significantly in mortality with OR of 10.857 (95% CI 1.029-114.578) while anemia had a protective effect in mortality with OR of 0.688 (95% CI 0.494- 0.957). Sepsis was a common cause of death in our patients with an OR of 13.333 (95% CI 1.242-143.151). There were no statistically significant between length of hospitalization and mortality in neonates with esophageal atresia postoperative (p=0,110). From all 31 newborns that met our criteria, only 5 survived, and all 5 had one stage surgery. Conclusion: Thrombocytopenia and sepsis were strong factors associated with mortality in newborns with esophageal atresia in our institution. Further studies need to be done with larger sample size to better the precision of the results. Keywords: Esophageal atresia, Prognostic of Mortality, Thrombocytopenia, Sepsis, Anemia
Kata Kunci : Atresia esofagus, faktor-faktor prognostik mortalitas, trombositopenia, sepsis, anemia