Laporkan Masalah

UPAYA PENINGKATAN PAJAK DAERAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN BIMA

Sahrudin, Dr. Wahyu Widayat, M. Ec.

2014 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

INTISARI Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui potensi, efisiensi dan efektifitas pajak daerah dan mencari upaya untuk meningkatkan penerimaan dari pajak daerah, penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bima menggunakan data primer dan data skunder, data primer yaitu diperoleh melalui wawancara langsung dengan pihak yang terkait dengan penelitian sepertikepala Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) Kabupaten Bima. Data skunder diambil dari data resmi Dinas Pendapatan Daerah. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bima yang meliputi data target dan realisasi pajak daerah, data target dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT, dan regresi linier sederhana, analisis SWOT adalah untuk mencari upaya untuk meningkatkan penerimaan dari pajak daerah, dan analisis regresi linier sederhana digunakan untuk menghitung potensi, efisiensi, dan efektifitas pajak daerah. Hasil kesimpulan menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan dari masing-masing potensi pajak daerah di Kabupaten Bima belum mendekati potensi rill, dari hasil perhitungan potensi, efisiensi, dan efektifitas pajak daerah dan tingkat efisiensi pajak daerah seperti Pajak Hotel adalah sebesar 52,08 persen Pajak Restoran 43,56 persen Pajak Reklame 53,37 persen dan Pajak Hiburan 53,16 persen tergolong sangat efisien, dengan kriteria efisiensi kinerja keuangan berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri Nomor 690.900.327 Tahun 1996 kurang dari 60 persen sangat efisien. Dari hasil perhitungan efektifitas Pajak Hotel adalah sebesar 4,23 persen Pajak Restoran 7,13 persen Pajak Reklame 18,08 persen Pajak Hiburan 4,45 persen tergolong tidak efektif, dengan kriteria efektifitas kinerja keuangan berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri Nomor 690.900.327 Tahun 1996 kurang 60 persen tidak efektif. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa untuk meningkatkan penerimaan dari Pajak Daerah pemerintah daerah Kabupaten Bima. Harus meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan, memperbaharui data potensi pajak daerah, meningkatkan kesadaran wajib pajak melalui penyuluhan/sosialisasi, meningkatkan sarana dan prasarana pendukung untuk meningkatkan penerimaan pajak, meningkatkan anggaran operasional dan upah pungut, sebagai faktor terpenting dalam upaya peningkatan pajak daerah di Kabupaten Bima.

ABSTRACT The objective of research was to observe potential, efficiency and effectiveness of local taxes and to seek an effort for increasing local taxes revenue. The research was conducted in District of Bima using primary and secondary data, the primary data obtained through direct interviews with the concerned parties to the research such as Head of Local Revenue Office (DISPENDA) District of Bima. The secondary data were taken from official data of Local Revenue Office. The Statistics Central Agency (BPS) District of Bima including the target data and realization of local taxes, target data and realization of Local revenue (PAD), District Budget and Expenditure (APBD), data collected were analyzed using SWOT analysis, and simple linear regression, SWOT analysis is seeking the ways to increase the revenue from the local taxes, and simple linear regression analysis used to calculate potential, efficiency, and effectiveness of local tax The conclusion results showed that the average revenue from each local tax potential in District of Bima has not approached real potential, from the potential calculation, efficiency, and effectiveness of local tax and efficiency levels of local tax such as Hotel Tax was at 52.08 percent, Restaurant Tax 43.56 percent Advertisement Tax 53.37 per cent and Entertainment Tax 53.16 were classified as very efficient, with criteria efficiency of financial performance based on Decision of Ministry of Interior No. 690 900 327 by 1996 less than 60 percent is very efficient. From the calculation result of effectiveness the Hotel Tax was at 4.23 percent Restaurant Tax 7.13 percent, Advertisement Tax 18.08 percent, Entertainment Tax 4.45 percent was ineffective, with the effectiveness criteria of financial performance based on decision of the Ministry of Interior No. 690 900 327 in 1996 less than 60 percent was ineffective. The results of SWOT analysis showed that to increase the revenue from the Local Tax the Local Government of Bima District must improves the human resources quality through training, updating potential data of local taxes, increase taxpayer awareness through counseling/socialization, improving the supporting facilities and infrastructure to increase the tax revenue, improving operating budget and collection wage, as the most important factor in improving local tax in District of Bima.

Kata Kunci : Efisiensi, Efektifitas Pajak Daerah.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.