Laporkan Masalah

Pengembangan Rancangbangun Tungku Gasifikasi Biomassa Tipe Input Bahan Kontinyu

MUHAMMAD NAUFAL ADDIFFA, Dr. Ir. Bambang Purwantana, M.Agr , Sri Markumningsih, STP, M.Sc, Ir. R. Handoyo, M.Eng

2014 | Skripsi | TEKNIK PERTANIAN

Gasifikasi biomassa merupakan proses konversi bahan bakar biomassa padat secara termokimia menjadi gas bakar. Teknologi gasifikasi dengan bahan bakar biomassa dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan rancangbangun tungku gasifikasi biomassa tipe input bahan kontinyu dan mengukur kinerjanya. Tungku ini merupakan pengembangan dari tungku gasifikasi biomassa tipe batch yang telah ada sebelumnya. Biomassa yang digunakan adalah tempurung kelapa, serbuk kayu pinus dan tongkol jagung. Untuk dapat memasok bahan bakar biomassa secara berkelanjutan, tungku diberi pipa penyalur yang menembus dinding reaktor. Di dalam pipa penyalur terdapat ulir sebagai pengumpan. Ulir diputar dengan engkol secara manual. Masing-masing bahan bakar memiliki frekuensi putaran engkol yang berbeda-beda, tempurung 1 rotasi/menit, serpihan kayu pinus 2 rotasi/menit dan tongkol jagung 2 rotasi/menit.Kinerja tungku dianalisis berdasarkan pengamatan pada suhu tabung reaktor, suhu kompor (nyala api) dan suhu air yang dipanaskan untuk analisis kebutuhan energinya. Tungku dapat memenuhi target penyalaan selama 5 jam. Suhu kompor tertinggi adalah 452,90C dengan menggunakan bahan bakar tempurung kelapa. Sedangkan nilai efisiensi tertinggi dicapai dengan menggunakan bahan bakar tongkol jagung dengan nilai rerata efisiensi sebesar 6,8 %.

Biomass gasification is the thermochemically process of converting solid biomass fuels into gas fuels. Gasification technology with biomass fuels can be used as an alternative to meet energy needs. The aims of this research are to develop design of continuous type biomass gasification stove and analyze the performance. The continuous stove is developed from previous batch type stove. Biomasses that used as fuel are coconut shell, pine wood chips and maize cab. For continuous supply of fuel, the stove has given a pipeline that penetrates the reactor walls. Inside the pipeline, there is a screw feeder. Screw is rotated manually by using a crank. Each material has a different crank rotation frequency, coconut shell 1 rotation/minute, pine wood chips 2 rotations/minute and maize cab 2 rotations/minute. The stove performance was analyzed based on the observations of the temperature in the reactor tube, the temperature of the stove (fire flame) and water temperature were heated to analyze the energy needs. Stove could meet the target for 5 hours ignition. The highest temperature of the stove was 452,90C using coconut shell fuel. And the value of the highest efficiency achieved by using maize cob as fuel to an average value of efficiency was 6.8%.

Kata Kunci : Biomassa, Tungku Gasifikasi, Suhu, Efisiensi Energi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.