EFEKTIVITAS MANAJEMEN SISTEM INFORMASI KEPENDUDUKAN BERBASIS KOMPUTERISASI DI KANTOR DESA SUKOREJO, KECAMATAN MERTOYUDAN, MAGELANG
RUDY HERMAWAN, Drs. Subando Agus Margono, MSi
2014 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)Memasuki era tekhnologi, Indonesia masih kurang memperhatikan mengenai pemanfaatan tekhnologi itu sendiri. Banyak ahli-ahli tekhnologi Indonesia yang bisa digandeng dalam membangun negara. Salah satunya adalah pemanfaatan tekhnologi untuk pelayanan publik yaitu Sistem Informasi Manajemen Kependudukan (SIMDUK) sebagai alat untuk melakukan pendataan warga secara terkomputerisasi. Banyak software SIMDUK yang ditawarkan oleh para pakar tekhnologi informatika, namun tidak banyak dari mereka yang bisa bertanggungjawab terhadap software yang telah dibesutnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara terhadap aparat petugas Kantor Desa Sukorejo dan masyarakat desa Sukorejo. Sebagai Kantor Desa yang pertama kali menggunakan software SIMDUK berbasis komputerisasi. Kantor Desa Sukorejo menjadi Desa Percontohan SIMDUK dan sering mendapati kunjungan dari beberapa instansi dari beberapa wilayah di Indonesia untuk belajar mengenai software yang telah diaplikasikan. Sebagai wujud kepedulian dan ingin membangun desa agar maju, para aparat Kantor Desa Sukorejo mengadakan seluruh barang dan aplikasi operasional secara mandiri. Bahkan tidak tanggung-tanggung, demi kelancaran komunikasi antar Kantor Desa dengan Kepala Dusun, seluruh Kepala Dusun ikut patungan dalam pengadaan tower dan handytalkie. Hasil dari SIMDUK yang telah diterapkan di Kantor Desa Sukorejo dapat memberikan kebermanfaatan dan bisa menekan anggaran negara dan memberikan data yang valid terutama ketika dimanfaatkan pada agenda pemilu yaitu database Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dalam penelitian ini, peneliti ingin menegaskan bahwa data warga paling detail dan lengkap berada pada birokrasi tingkat bawah yaitu Kelurahan atau Kantor Desa yang secara langsung berhadapan dengan masyarakat.
Entering the era of technology, Indonesia is still less concerned about the use of technology itself. Many Indonesian technology experts who can be towed in developing countries. One is the use of technology for public services ie Population Management Information System (SIMDUK) as a tool for citizens in a computerized data collection. Many software SIMDUK offered by informatics technology experts, but not many of them that can be responsible for the software that has been created. The method used in this study is a qualitative research method. Data collected through observation and interviews with officials of ward Sukorejo and Sukorejo villagers. As the Village Office SIMDUK first time using computerized software. Village Office Village Pilot Sukorejo be SIMDUK and often find visits from several agencies from several regions in Indonesia to learn about the software that has been applied. As we care and want to build a village in order to move forward, the Village Office officials Sukorejo hold all goods and operational applications independently. Not even a half-hearted, for smooth communication between the Office of the Chief of the village of Hamlet, Hamlet entire head of the joint involved in the procurement and handytalkie tower. Results from SIMDUK which have been applied at the Village Office Sukorejo can provide usefulness and could suppress the state budget and provide valid data, especially when used on the election agenda database voters list (DPT). In this study, the researcher would like to emphasize that the data is the most detailed and complete citizens are at lower levels of the bureaucracy that is the Village or the Village Office berhadapa directly with the public.
Kata Kunci : SIMDUK, pelayanan, kemandirian/SIMDUK, sevice, independence