Analisis Proses Pembuatan Kerajinan Perak untuk Meminimalkan Sisa Bahan
ANGGUN RADITYA WAHYU KUSUMA, I. G. B. Budi Dharma, S.T., M. Eng, Ph. D.
2014 | Skripsi | TEKNIK INDUSTRISalim Silver merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri kerajinan perak. Pada proses produksi di Salim Silver, masih terdapat selisih antara berat bijih perak di awal proses dengan berat plat di akhir proses. Biaya bahan baku mahal, yaitu Rp 7.000.000,-/kg sehingga jumlah sisa bahan perak menjadi penting. Guna membantu menyelesaikan permasalahan tersebut, dilakukan penelitian agar penggunaan perak dapat dimaksimalkan dan sisa perak hasil produksi dapat dikurangi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah yang ada di Salim Silver, kemudian dicari penyebabnya dan diberikan solusi alternatif untuk setiap masalah. Analisis permasalah dilakukan dengan cara observasi dan pengumpulan data, kemudian dari data yang didapatkan, dianalisis penyebab dari permasalahan tersebut menggunakan fishbone diagram. Dan terkahir, diberikan solusi permasalahan, yaitu untuk membuat standar baru berat bijih perak yang ingin dilebur, kemudian memberikan desain yang diseragamkan untuk mengurangi sisa bahan. Desain yang dipilih adalah ukuran terbesar dengan standar deviasi terkecil. Namun perlu adanya penyesuaian karena ukuran 0,65 cm yang dipilih belum dapat memenuhi kriteria. Maka dibuat penyesuaian dengan menambahkan ukuran lain, yaitu 0,6 cm; 0,55 cm; 0,5 cm. Dari hasil ini terdapat dua desain yang dapat memenuhi kriteria. Dan terakhir, karena penyeragaman desain masih menyisakan sisa bahan berupa serbuk gergaji, maka diusulkan alat potong untuk mengurangi serbuk gergaji. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga buah proses yang menyebabkan sisa bahan, yaitu pada proses peleburan, pemotongan dan penghalusan. Pada proses peleburan sisa bahan disebabkan belum adanya standar berat material yang ingin dilebur. Kemudian pada proses pemotongan, sisa bahan disebabkan oleh ukuran yang berbeda-beda pada setiap desain dan alat pemotongan masih menggunakan gergaji tambang yang meninggalkan sisa pemotongan berupa serbuk. Dengan adanya alat potong maka sisa bahan berupa serbuk gergaji akan berkurang sebanyak 3,2%. Lalu pada solusi standar luas baru, akan didapatkan ukuran yang tepat, sehingga bahan dapat digunakan dengan tepat.
Salim Silver is a company that engaged in the silver industry. There are still have a difference between the weight of the material (in the form of silver ore) at the beginning of the process and the material at the end of the process in the production process. The cost of raw materials is expensive, IDR 7.000.000, - / kg so that the amount of residual silver material becomes important. To solve these problems, the research is conducted to maximized the use of silver and reduce the rest of the silver production. Aims of this research are to analyze the existing problems in Salim Silver, then look for the cause and given an alternative solution to each problem. The problems has been analyzed by observation and data collection, and then from the data obtained, the causes of these problems analyzed by using a fishbone diagram. And the last, given the solution of problems to create a new standard weight of silver ore which will smelt in the oven, then give a uniform design to reduce the remaining ingredients. The selected design is the largest size with the smallest standard deviation. However, the need for adjustment due to size selected 0,65cm cannot agreed the criteria. Then adjustments have been made by adding another measure, such as 0,6cm; 0,55cm; 0,5cm. From these results, there are two designs that agreed the criteria. And lastly, because of the uniform design still leaves the rest of the ingredients in the form of sawdust, it is proposed to reduce the sawdust. The result of analysis showed that there are three processes that lead to the rest of the material, i.e. the melting process, cutting and smoothing. In the melting process, residual material caused because there are no standard weight of material that will melted. Then, in the cutting process, residual material caused by different sizes of design and there are still use jewelry saw that leave the rest in powder form. The used of cutting tool will reduce 3,2% of sawdust. Then, in the new area standard solution there will be the right size, so that the material can be used better.
Kata Kunci : sisa bahan, sebab-akibat, desain, alat potong, analisis, solusi