PERAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DALAM PELESTARIAN BANGUNAN CAGAR BUDAYA DI KAWASAN KESAWAN ATAU KOTA LAMA BERSEJARAH DI KOTA MEDAN
M.FAKHRIZANUL AKBAR, Prof. Ir. Achmand Djunaedi, MUP, Ph.D
2014 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAPerkembangan pesat Kawasan Kesawan semakin mengkhawatirkan. Karena tidak ada perencanaan dan pengendalian yang baik, maka kompleks pertokoan, perdagangan dan jasa ini cenderung berkembang secara sporadis dan mengancam keberadaan bangunan tua di dalamnya. Hal ini banyak mengakibatkan beralihnya fungsi dari bangunan tersebut dan mempengaruhi perubahan dan pengembangan Kawasan Kesawan, maka perlu adanya upaya presvasi dan konservasi pada kawasan tersebut. Upaya pelestarian sendiri telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat selama ini, namun belum pernah dilaporkan secara rinci peran dari masing-masing dan faktor-faktor yang mempengaruhi peran tersebut. Penelitian ini berfokus pada pengamatan/kajian pelestarian bangunan-bangunan cagar budaya di Kawasan Kesawan yang merupakan salah satu kawasan bersejarah dan cikal bakal dari Pusat Kota Medan. dan juga menggali faktor-faktor yang mempengaruhi peran-peran yang dilakukan baik pemerintah maupun masyarakat dalam mempertahankan dan mengendalikan perubahan kawasan. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus eksploratif. Studi kasus ekploratif adalah metode yang menekankan pada eksplorasi dari sebuah kasus guna menggali dasar-dasar dari sebuah permasalahan penelitian dan mempermudah peneliti untuk menemukan berbagai faktor yang signifikan yang saling berinteraksi untuk menentukan suatu karakteristik dari fenomena yang berkaitan dengan individu, komunitas, atau bahkan institusi. Hasil penelitian yang didapatkan antara lain: (1). Dekripsi peran pemerintah dan masyarkat Kota Medan dalam upaya pelestarian bangunan cagar budaya serta berisikan proses pelestarian dari masing-masing peran; (2). Faktor-faktor yang dianggap mempengaruhi dari masing-masing peran.
The rapid development of Kesawan Region are increasingly alarming. Because there is no good planning and controlling, the shopping complex, trade and services tend to evolve sporadically and threaten the existence of the old buildings in it. This resulted are shifting of many functions of the building and influencing Kesawan Region, it is necessary to do preservation and conservation efforts in this area. Conservation and preservation efforts have been undertaken by the government and the community over the years, but has not been reported in detail the role of each and the factors that influence the role. This study focused on the observation / assessment of preservation of cultural heritage buildings in the area Kesawan which is one of the historic district and the forerunner of Medan City Center and also exploring the factors that influence the roles that made both government and society in maintaining and controlling changes in the region. This research is a qualitative approach. The method used is an exploratory case study method. Explorative case study is a method that emphasizes the exploration of a case in order to explore the basics of a research problem and facilitate researchers to find a significant variety of factors that interact to determine the characteristics of the phenomena associated with the individual, community, or even institutions. The obtained research results are: (1). Decryption of government and the community roles in conservation of heritage buildings and contains the preservation of their respective roles; (2). The Factors that considered to influence of each role. Roles, Preservation and Conservation, Region Kesawan, Heritage Buildings
Kata Kunci : Kata Kunci : Peran, Preservasi dan Konservasi, Kawasan Kesawan, Bangunan Cagar Budaya / Roles, Preservation and Conservation, Region Kesawan, Heritage Buildings