Laporkan Masalah

Pengaruh polimorfisme C677T gena methylentetrahydrofolate reductase (MTHFR) terhadap kejadian relaps pada anak dengan Leukemia limfoblastik akut (LLA)

DENNY WELLYAM SIGARLAKI, Dr. dr. Sri Mulatsih, SpAK

2014 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDS

Metotreksat merupakan obat yang penting dalam terapi LLA pada anak. Metotreksat bekerja dengan menghambat replikasi DNA melalui pemutusan rantai pembentukan 5,10 metilentetrahidrofolat menjadi 5-metilentetrahidrofolat oleh enzim methylentetrahydrofolate reductase (MTHFR) salah satu enzim penting yang terlibat dalam proses metabolism folat, metilasi dan sintesis DNA. MTHFR memiliki dua jenis polimorfisme yang paling sering terjadi C677T dan A1298C. Polimorfisme enzim ini memiliki pengaruh terhadap peningkatan risiko untuk terjadinya relaps pada pasien LLA anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh polimorfisme C677T (alel T) gena MTHFR terhadap kejadian relaps pada pasien LLA anak. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol. Subyek adalah penderita LLA berusia 0-18 tahun yang dirawat di INSKA RSUP Dr. Sardjito, RSU Dr. Moewardi Solo, RSUP Dr. Karyadi Semarang, RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, dan RSUP Dr. Soetomo Surabaya. Subyek dibagi 2 kelompok, yaitu kelompok kasus (pasien relaps) dan kelompok kontrol (bebas relaps). Kemudian dilakukan pemeriksaan polimorfisme C677T MTHFR dengan PCR-RFLP. Dari 47 pasien relaps 3 orang terekslusi karena drops out sebelum relaps (informasi dari data rekam medis), 8 pasien gagal saat dilakukan PCR, sedangkan pada kelompok kontrol dari 60 pasien yang memenuhi kriteria inklusi 6 orang terekslusi karena hasil PCR yang tidak baik, sehingga pada masing-masing kelompok kasus dan kontrol hanya 36 sampel yang diikutkan pada analisis. Persentase polimorfisme lebih banyak terjadi pada kelompok kontrol dibanding kelompok kasus (19,4% vs 9,7%), tetapi hubungan ini tidak bermakna secara statistik (OR 0,379; IK 95% 0,131-1,098;p=0,07; uji x2). Penelitian ini menyimpulkan bahwa polimorfisme C677T gena MTHFR bukan merupakan faktor prognosis independen tehadap kejadian gagal terapi (relaps) pasien LLA anak (OR 0,620; IK 95% 0,178-2,164; p=0,453). Penelitian ini memiliki keterbatasan karena tidak memenuhi jumlah sampel yang dibutuhkan, untuk itu perlu dilakukan penelitian prospektif dengan jumlah sampel yang lebih besar agar kesimpulan dapat ditarik dengan kekuatan yang tinggi.

Methotrexate is a key drug in acute lymphoblastic leukemia (ALL) treatment. It inhibits DNA replication by blocking the conversion of 5,10 methylenetetrahydrofolate to 5-methylenetetrahydrofolate by methylene tetrahydrofolate reductase, a critical enzyme involved in folate metabolism, DNA methylation and synthesis. It has two common functional polymorphism (C677>T and A1298>C). Genetic polymorphisms of this enzyme have been shown to impact relapse risk in childhood ALL. This study aimed to asses the impact of MTHFR polymorphisms C677>T on the relapse of childhood ALL. This case-control study was undertaken to analyze the presence of the C677>T mutant alleles in 36 (relapse group) and 36 (no relapse group) childhood ALL patients. Polymorphisms in MTHFR C677>T were detected by polymerase chain reaction-restriction fragment length polymorphism (PCR-RFLP). The frequency of polymorphism are higher in the control (19% vs 8,8%), but not significantly different (OR 0,379; 95% CI 0,131-1,098; p=0,07; x2 test). This study suggest that C677T polymorphism is not a risk for the relaps of childhood ALL (OR 0,620; 95% CI 0,178-2,164; p=0,453; x2 test). This study has a limitation due to small number of samples

Kata Kunci : gena MTHFR, polymorphisms, childhood ALL, relapse risk


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.