Laporkan Masalah

ANALISIS KONTRASTIF KALIMAT PASIF DALAM BAHASA JEPANG DAN BAHASA JAWA

INTAN SOFIA M, Drs. Mulyadi, MA.

2014 | Skripsi | SASTRA JEPANG

Kalimat pasif bahasa Jepang ada yang bisa diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa menggunakan pemarkah pasif berupa prefiks yang digunakan tanpa disertai sufiks tertentu, dan ada yang harus diikuti sufiks -i dan -ake. Oleh karena itu, diperlukan penelitian agar dapat diketahui persamaan dan perbedaan antara kalimat pasif bahasa Jepang dan bahasa Jawa. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kontrastif. Kalimat yang dianalisis yaitu kalimat pasif langsung, kalimat pasif tidak langsung dan kalimat pasif kepemilikan bahasa Jepang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: (1) kalimat pasif langsung bahasa Jepang dapat dipadankan dengan kalimat pasif bahasa Jawa berpemarkah di-, di-/-i, dan di-/-ake; (2) kalimat pasif tidak langsung bahasa Jepang dengan kalimat pasif bahasa Jawa ke-/-an dan di-/-i; dan (3) kalimat pasif bahasa Jepang kepemilikan dengan kalimat pasif bahasa Jawa berpemarkah di-, di-/-i, dan ke-/-an. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh makna dan asal kata verba pasifnya.

Some Japanese passive sentences could be translate into Javanese language using passive prefix markers without specific suffixes, and some of them must be followed by suffix -i and -ake. Therefore, there is a need to do some research to understand the similarities and differences between passive sentences in Japanese language and Javanese language. Analysis method used in this research was contrastive analysis. Sentences were analyzed consist of Japanese direct passive sentences, indirect passive sentences, and possessive passive sentences. The result of this researches are: (1) Japanese direct passive sentences can be paired with the Javanese passive sentences marked by affixes di-, di-/-i, and di-/-ake; (2) Japanese indirect passive sentences with the Javanese passive sentences marked by confix ke-/-an, and di-/-i; and (3) Japanese possessive passive sentences with the Javanese passive sentences marked by affixes di-, di-/-i, and ke-/-an. These are depend on the meaning and the origin of the passive verbs.

Kata Kunci : analisis kontrastif, kalimat pasif, bahasa Jepang, bahasa Jawa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.