Laporkan Masalah

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PENERIMAAN VAKSINASI HUMAN PAPILLOMA VIRUS DI KALANGAN IBU DARI SISWI SMP DI KABUPATEN BANTUL DAN KOTA YOGYAKARTA

TIKA ANDRIANI, Dr. Satibi, M.Si., Apt

2014 | Skripsi | FARMASI

Kanker serviks adalah kanker kedua yang sering menimpa wanita di dunia. Setiap tahun 529.828 wanita terdiagnosa terkena kanker serviks dan 275.128 wanita meninggal karena kanker serviks. Permasalahan kanker serviks di Indonesia dapat dicegah dengan program vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV dapat dilakukan pada remaja yang belum aktif melakukan hubungan seksual. Orang tua memegang andil yang besar dalam penentuan vaksinasi HPV untuk anak perempuan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap penerimaan vaksinasi Human Papilloma Virus di kalangan ibu dari siswi SMP di Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian survei, dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Survei dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan pada ibu dari murid SMP usia 12 – 15 tahun yang berada di wilayah Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta. Responden yang dibutuhkan 100 orang. Kuesioner berupa pertanyaan yang berhubungan dengan informasi umum terkait sosiodemografi, pengetahuan terkait kanker serviks dan vaksin HPV, sikap ibu terkait kanker serviks dan vaksinasi HPV, dan penerimaan ibu terhadap kanker serviks dan vaksinasi HPV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu-ibu yang dari siswi SMP di Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta berpengetahuan rendah (56%) dan bersikap negatif (54%) mengenai kanker serviks dan vaksinasi HPV. Sembilan puluh satu persen ibu dari siswi SMP bersedia jika anak mereka diberikan vaksinasi HPV. Dari analisis hubungan dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman ibu mendengar tentang skrining kanker serviks terhadap tingkat pengetahuan ibu-ibu mengenai kanker serviks dan vaksinasi HPV (p=0,09); karakteristik agama (p=0,008) dan mendengar kanker serviks melalui media terhadap penerimaan vaksinasi HPV (p=0,041); tidak ada hubungan yang signifikan antara karakteristik demografi terhadap sikap ibu-ibu dari siswi SMP di Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta (p>0,05).

Cervical cancer is the second cancer that often affects women in the world. Every year 529 828 women diagnosed with cervical cancer and 275 128 women die from it. Problems in Indonesia cervical cancer can be prevented by HPV vaccination program. HPV vaccination can be performed on adolescents who have not been sexually active. Parents play a significant role in the determination of HPV vaccination for their daughters. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes towards Human Papilloma Virus vaccination acceptance among mothers of junior high school student in Bantul and Yogyakarta. This study is a survey research, cross sectional (cross-sectional). The survey was conducted using a questionnaire given to the mother of junior high school students aged 12-15 years residing in the district of Bantul and Yogyakarta. Respondents who needed 100 people. The questionnaire in the form of questions related to general information related to sociodemographic, knowledge related to cervical cancer and the HPV vaccine, maternal attitudes related to cervical cancer and HPV vaccination, and maternal acceptance against cervical cancer and HPV vaccination. The results showed that mothers of junior high school student in Bantul and Yogyakarta City knowledgeable low (56%) and negative attitudes (54%) of cervical cancer and HPV vaccination. Ninety-one percent of mothers of junior high school student willing if their child HPV vaccination. From the analysis of the relationship can be concluded that there is a significant relationship between mothers experiences heard about cervical cancer screening to the level of knowledge of mothers about cervical cancer and HPV vaccination (p = 0.09); religious characteristics (p = 0.008) and hear through the media against the cervical cancer HPV vaccine acceptance (p = 0.041); there was no significant relationship between the demographic characteristics of the attitudes of mothers of junior high school student in the city of Yogyakarta and Bantul (p> 0.05).

Kata Kunci : tingkat pengetahuan, sikap, kanker serviks, vaksinasi HPV


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.