Laporkan Masalah

EVALUASI KETERSEDIAAN PETA PADA SITUS WEB RESMI KEMENTERIAN DAN LEMBAGA PEMERINTAH INDONESIA

ZULFAN NAZAL, Heri Sutanta, Ph.D.

2014 | Skripsi | TEKNIK GEODESI

Perkembangan teknologi berupa internet menjadikan pengaksesan, pengelolaan dan pendayagunaan informasi menjadi lebih cepat dan murah. Penggunaan internet sebagai media penyebaran informasi publik merupakan implementasi dari UU No. 11 tahun 2008 dan UU No. 14 tahun 2008 dengan harapan informasi dapat tersebar dengan lebih cepat dan murah serta menjangkau hingga ke pelosok desa. Penelitian ini membahas tentang ketersediaan peta pada situs web resmi 34 Kementerian dan 28 Lembaga Pemerintah Indonesia dan mengkaji kualitas dari aspek kartografi dan tingkat kejelasannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pasif dimana peneliti menilai sendiri peta yang tersedia tanpa adanya korespondensi dengan instansi bersangkutan. Evaluasi peta dilakukan dengan mengamati bentuk dan tingkat kejelasan peta serta menggunakan daftar cocok untuk mengetahui kelengkapan informasi yang seharusnya ditampilkan suatu peta. Informasi peta tersebut adalah arah utara, skala, sistem proyeksi, grid, legenda, sumber data dan instansi pembuat peta. Hasil penelitian menunjukkan pemerintah kurang memperhatikan pentingnya penyediaan peta yang berkualitas pada situs web yang dimiliki.Hal tersebut dibuktikan dengan tidak semua situs web resmi Kementerian dan Lembaga Pemerintah Indonesia menampilkan informasi berupa peta dan sedikitnya instansi yang mempunyai peta dengan aspek kartografi lengkap. Pada 34 instansi Kementerian dan Lembaga Pemerintah Indonesia yang menampilkan peta pada situs web resminya, terdapat 100.205 buah peta dengan persentase lebih dari 99% dapat dibaca tetapi hanya 8 instansi yang memiliki peta dan termasuk dalam kategori lengkap.

The advancement of internet technology makes the accessibility and utilization of information become quicker and cheaper. Using internet as dissemination media of public information is implementation of law 11/2008 and law 14/2008 which the goal is to make information dissemination quicker, cheaper and can accessed from anywhere. This research aimed to survey map availability in official websites of 34 Indonesian Government Ministries and 28 Indonesian Government Agencies. Further, it aimed to evaluate their quality from cartographic aspect and maps readability. Passive method is used in this research, in which researcher evaluate the map without any correspondence. The map evaluation is based on visual evaluation of map type and readability level and checklist information to compare the information of maps with standard of visual information of maps like title, north arrow, scale, projection system, grid, legend, data source and map maker. The result shows that the government was not concerns with map availability and its quality. There were only several official website of Indonesian Government Ministries and Agencies that have map and even fewer who have informative maps. Of the 34 institution of Indonesian Government Ministries and Agencies who have maps, there are 100.205 maps with more than 99% are readable but only 8 institution have map and fulfilled good category.

Kata Kunci : evaluasi, peta, Kementerian, Lembaga Pemerintah Indonesia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.