CANCER HUBUNGAN ANTARA -RELATED FATIGUE DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN KANKER PALIATIF DI IRNA 1 RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA
RIZKY INDRIYANI, Sri Setiyarini, S.Kp., M.Kes.
2014 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANLatar belakang: Kanker paliatif merupakan kanker yang tidak dapat disembuhkan, kanker tahap akhir atau teminal. Pasien kanker paliatif umumnya mengalami kelelahan yang disebut cancer-related fatigue (CRF), yaitu simptom lebih intens, kronik dan mengganggu yang tidak teratasi dengan istirahat. CRF berdampak pada kemampuan pasien untuk beraktivitas sehari-hari, bekerja, memenuhi kebutuhan dan meningkatkan ketergantungan. Pada akhirnya akan mempengaruhi kualitas hidupnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara cancer-related fatigue dengan kualitas hidup pada pasien kanker paliatif di IRNA 1 RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode: kuantitatif non eksperimental dengan rancangan analitik dan pendekatan cross sectional. Responden (n=30) menerima kuisioner Visual Analogue Scale for Fatigue (VAS-F) untuk mengukur CRF dan kuisioner kualitas hidup berupa European Organization for Research and Treatment of Cancer Quality of Life Quisionnaire-Core 30 (EORTC QLQ-C30) versi Indonesia. Analisis bivariat untuk mengetahui hubungan antara CRF dengan kualitas hidup menggunakan uji korelasi Pearson product moment dan uji Spearman. Kedua variabel merupakan variabel numerik dengan α < 0,05 dan CI 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara CRF dengan Global Health Status/ Quality of Life dengan p = 0,045 dan r = -0,369 yang kekuatan korelasinya lemah. CRF juga berhubungan dengan Physical Functioning dengan p = 0,001 dan r = -0,624 yang kekuatan korelasinya kuat. Tidak terdapat hubungan antara CRF dengan skala lain. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara CRF dengan Global Health Status/ Quality of Life dan Physical Functioning serta tidak terdapat hubungan dengan skala lain.
Background: Palliative cancer cannot be cured, it is known as end stage or terminal cancer. Palliative cancer patients generally encounter fatigue called cancer-related fatigue (CRF), i.e. intense, chronic and distracting symptom that cannot be resolved by rest. CRF affects ability of the patient in doing daily activities, working, fulfilling needs and maintaining independence. In the long run it can affect quality of life. Objective: The study aimed to identify correlation between CRF and quality of life of palliative cancer patients at IRNA 1 RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Method: The study used quantitative non experimental with analitic and cross sectional design. As many as 30 respondents (n=30) got questionnaire of Visual Analogue Scale for Fatigue (VAS-F) to assess CRF and questionnaire of quality of life named European Organization for Research and Treatment of Cancer Quality of Life Questionnaire-Core 30 (EORTC QLQ-C30) Indonesian version. Analysis used bivariate to identify correlation between CRF and quality of life using Pearson product moment correlation and Spearman test. Both were numeric variables with α < 0.05 and CI 95%. Result: The result of the study showed there was correlation between CRF and Global Health Status/ Quality of Life with p = 0.045 and r = -0.369 and level of correlation was weak. CRF was also correlated with Physical Functioning whereby p = 0.001 and r = -0.624 and level of correlation was strong. There was no correlation between CRF and other scales. Conclusion: There was correlation between CRF and Global Health Status/ Quality of Life and Physical Functioning and there was no correlation with other scales.
Kata Kunci : kanker, CRF, kualitas hidup, VAS-F, EORTC QLQ-C30