PEMAHAMAN MASYARAKAT LOKAL TERHADAP KONSEP PENGELOLAAN KAWASAN KEPESISIRAN TERPADU DI KAWASAN SAMAS
WENING YASHINTA, Drs. Joko Christanto, M.Sc.
2014 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAHKonsep Pengelolaan Kawasan Kepesisiran Terpadu (Integrated Coastal Zone Management) merupakan konsep pengelolaan kawasan kepesisiran holistik yang bekerja lintas sektor, lintas disiplin, dan dilakukan oleh seluruh pelaku pengelolaan, termasuk masyarakat lokal, dengan memperhatikan kelangsungan wilayah dan ekologi. Masyarakat lokal sebagai salah satu pelaku dalam pengelolaan memiliki keterlibatan yang besar maka perlu diketahui pemahaman mereka terhadap konsep Pengelolaan Kawasan Kepesisiran Terpadu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan pemahaman masyarakat lokal terhadap konsep Pengelolaan Kawasan Kepesisiran Terpadu, 2) mengetahui sektor yang memiliki peran terbesar dalam Pengelolaan Kawasan, 3) mengetahui permasalahan dan isu-isu lingkungan yang terdapat di Kawasan Samas, dan 4) mengetahui kebijakan yang diterapkan di Kawasan Samas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang dilakukan secara kualitatif dengan pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (indepth interview) terhadap responden dan key person dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data secara keseluruhan dilakukan melalui analisis deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan informasi secara spesifik terhadap data primer dan juga didukung dengan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagain besar masyarakat lokal belum memahami maksud dari konsep Pengelolaan Kawasan Kepesisiran Terpadu. Pengelolaan Kawasan Samas dianggap masih belum terpadu karena seluruh unsur yang ada belum diterapkan secara utuh, baik unsur multipihak, sektor, lingkungan, maupun disiplin ilmu. Meski demikian, telah dilakukan koordinasi dan kerja sama dalam proses perencanaan, namun dalam pelaksanaan di lapangan masih belum dianggap terpadu akibat kurangnya koordinasi dan kerja sama antarunsur keterpaduan yang ada dalam konsep Pengelolaan Kawasan Kepesisiran Terpadu. Kata kunci :PengelolaanKawasanKepesisiranTerpadu,Pemahaman Masyarakat Lokal, Stakeholder, Kawasan Samas
Integrated Coastal Zone Management is a holistic coastal zone management concept that works cross-sector, cross-disciplinary, and carried by all stakeholders, include local community, considering the ecological and region sustainability. Local community has a great involvement as one of stakeholder in coastal management so it’s necessary to know their understanding of Integrated Coastal Zone Management concept. The objectives of this study were: 1) to describe the community understanding of Integrated Coastal Zone Management, 2) to know the sector that has the greatest role in Samas Area, 3) to know the problems and issues concerning the environment contained in Samas Area, and 4) to know the policies which have implemented in Samas Area. The method that used in this study is a survey method which is done in qualitative manner with purposive sampling technique. Data was collected through in-depth interviews to the respondents and key person using a questionnaire as a research instrument. Overall data analysis is done through a qualitative descriptive analysis to describe the specific informations to the primary data and it’s also backed up by secondary data. The results of this study indicate that the majority of local community doesn’t understand the meaning of Integrated Coastal Zone Management. The management of Samas Area is still not considered to be integrated because all elements are not fully implemented yet, both elements of stakeholders, sectors, environmental, and scientific disciplines. The coordination and cooperation has been carried out in the planning process but the implementation is still not considered to be integrated due to the lack of coordination and cooperation between the existing elements of Integrated Coastal Zone Management. Keywords : Integrated Coastal Zone Management, Local Community Understanding, Stakeholders, Samas Area
Kata Kunci : PengelolaanKawasanKepesisiranTerpadu,Pemahaman Masyarakat Lokal, Stakeholder, Kawasan Samas