PENGARUH LITERASI HALAL TERHADAP ACTUAL PURCHASING PRODUK KOSMETIKA PADA MAHASISWI MUSLIM FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS GADJAH MADA BERDASARKAN PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOUR HALAMAN JUDUL
ANINDITA FAHMA, M. Rifqi Rokhman, M.Sc., Apt.
2014 | Skripsi | FARMASIKewajiban bagi setiap Muslim adalah untuk mengkonsumsi produk halal. Kosmetika merupakan produk yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi bukan termasuk barang darurah, sehingga hukum Islam tentang kehalalan dan keharamannya harus diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan konsumen tentang hukum halal dan haramnya kosmetika (literasi halal) terhadap actual purchasing pada produk kosmetika. Penelitian didasarkan pada pendekatan Theory of Planned Behaviour. Data diambil secara concurrent menggunakan kuesioner. Subyek penelitian adalah mahasiswi Muslim Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Sampel diambil menggunakan metode accidental sampling dari subyek yang bersedia mengisi kuesioner sebanyak 111 responden. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, analisis regresi linier sederhana, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel attitude towards behaviour, subjective norms, dan perceived behavioural control secara bersamaan memiliki hubungan positif kuat (R = 0,849) dan berpengaruh signifikan (p-value 0,000 < 0,05) terhadap intention secara bersama-sama. Namun secara parsial, hanya attitude towards behaviour yang berpengaruh secara signifikan terhadap intention (p-value 0,000 < 0,05). Variabel intention memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap actual purchasing (p-value 0,000 < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan rata-rata perbulan dengan pemakaian produk kosmetika perbulan (p-value 0,000 < 0,050). Tidak terdapat bukti bahwa self-efficacy literasi halal berhubungan dengan actual literacy (Confidence Interval OR 0,793 < 1 < 3,901).
It is an obligation for every Muslims to consume only halal products. Cosmetics are products that are frequently used in daily life, but not included in darurah products, so that halal and haram of cosmetics must be considered. This study aims to determine the effect of consumer knowledge about halal and haram cosmetics (halal literacy) to the actual purchasing of cosmetic products. This study based on the Theory of Planned Behavior approach. Data retrieved in concurrent method using a questionnaire. Subjects in this study are students of Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada. Samples were taken using accidental sampling method from subjects who are willing to fill out a questionnaire as much as 111 respondents. Data were analyzed using descriptive analysis, simple linear regression analysis, and multiple regression analysis. The results showed that attitude towards behavior, subjective norms, and perceived behavioral control simultaneously have a strong positive relationship (R = 0.849) and a significant effect (p-value 0.000 <0.05) of the intention together. Partially, only attitude towards behavior that significantly influence intention (p-value 0.000 <0.05). Intention variable has a positive and significant impact on actual purchasing (p-value 0.000 <0.05). There is a significant relationship between average income per month with a monthly consumption of cosmetic products (p-value 0.000 <0.050). There is no evidence that self-efficacy relates to the actual literacy (Confidence Interval OR 0.793 <1 <3.901).
Kata Kunci : Literasi halal, Theory of Planned Behaviour, Kosmetika, Actual purchasing