Laporkan Masalah

PENGOLAHAN ARSIP VERIFIKASI AKHIR SEBAGAI ARSIP VITAL DI UNIT PELAKSANA TEKNIS JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT DINAS KESEHATAN KABUPATEN SLEMAN

RIFAN BAYU SAPUTRA, Julianto Ibrahim, S.S, M.Hum.

2014 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPAN

Pengolahan arsip keuangan adalah Kegiatan yang dilakukan untuk mengolah arsip keuangan yang belum teratur menjadi teratur. Kemudian melakukan pemindahan dari central file ke record center. Mengidentifikasi arsip verifikasi akhir sebagai arsip vital. Kemudian melakukan kegiatan pemeliharaan dan perawatan arsip di record center. Laporan Tugas akhir ini membahas mengenai sistem pengelolaan arsip keuangan sebagai arsip vital yang ada di UPT JPKM Dinas Kesehatan Sleman yang fokusnya lebih banyak pada arsip keuangan sebagai arsip vital. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, ikut serta dalam proses pengelolaan arsip inaktif, serta mengumpulkan teori-teori dari bahan pustaka. Metode ini digunakan untuk mendapatkan data secara benar dan akurat. Kesimpulan dari Laporan Tugas Akhir ini, UPT JPKM Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman belum melakukan pengelolaan arsip keuangan dengan baik. Selain itu dalam pengelolaanya masih terdapat kendala-kendala yang dihadapi seperti keterbatasan fasilitas, tempat pengolahan dan kurangnya petugas yang memiliki pengetahuan tentang kearsipan serta arsiparis yang ada di UPT JPKM Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Processing financial record are activities undertaken to process financial records are not organized into a regular. Then do the removal of the central file to the record center. Identify financial records as vital records. Then perform maintenance activities and maintenance records in the record center. This final report discusses the financial records management system as vital records that exist in Unit Pelaksana Teknis Jaminan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman focus more on financial records as vital records. Data collection methods include interviews, observation, participating in the management of inactive records, as well as collecting theories of library materials. This method is used to obtain the data correctly and accurately. The conclusion of this final report, Unit Pelasana Teknis Jaminan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman has not made the management of financial records have not been well managed. In addition to its management, there are still obstacles faced as limited facilities, where processing and lack of personnel who have knowledge of archives and archivists that exist in the Unit Pelasana Teknis Jaminan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Kata Kunci : -


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.