Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN “PEMBANGUNAN DAMAI” CINA TERHADAP INDIA DALAM JOINT STUDY GROUP DAN KERJA SAMA MILITER (2003-2013)

DIKA YULIANAWATI, Dr. Nur Rachmat Yuliantoro, MA (IR)

2014 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Pemerintahan Cina di bawah Presiden Hu Jintao dan Perdana Menteri (PM) Wen Jiabao yang memimpin pada tahun 2003 sampai tahun 2013 telah merumuskan tujuan nasional jangka panjang Cina untuk tahun 2020. Tujuan nasional jangka panjang tersebut adalah mewujudkan masyarakat Cina sebagai “hexie”, yaitu ketika sebagian besar masyarakat Cina telah hidup dengan sejahtera dan harmonis. Cara yang dilakukan untuk mencapai masyarakat “hexie” adalah dengan meningkatkan PDB pada tahun 2020 sebesar empat kali PDB pada tahun 2000. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah Cina menjalankan kebijakan politik luar negeri dengan slogan peaceful development atau “pembangunan damai”. Penjabaran dari kebijakan “pembangunan damai” adalah image building, diplomatic balance, regionalisme dan multilateralisme. Dalam menjalankan kebijakan “pembangunan damai” Cina menegaskan bahwa membangun hubungan yang baik dengan negara tetangga adalah salah satu strategi Cina dalam politik global. Oleh karena itu pemerintahan Hu-Wen berusaha untuk menjalin hubungan yang intens dengan India, sebagai salah satu negara yang penting bagi Cina. Joint Study Group di bidang ekonomi dan nota kesepahaman di bidang militer adalah dua bentuk kerja sama bilateral Cina-India yang berhasil dihasilkan oleh pemerintahan Hu-Wen dan berhasil meningkatkan hubungan bilateral Cina-India. Dengan menggunakan kerangka konseptual “koeksistensi damai” sebagai prinsip dasar hubungan bilateral Cina dan India serta kebijakan “pembangunan damai”, penulis menganalisis bagaimana cara Cina berusaha untuk menjalin hubungan yang baik dengan India. Penulis berargumen bahwa kerja sama dalam bentuk Joint Study Group dan nota kesepahaman di bidang militer merupakan strategi Cina untuk mewujudkan masyarakat yang makmur dan sejahtera (“hexie”), yaitu dengan meningkatkan ekspor dan investasi di India serta meningkatkan konsumsi di Cina melalui pengamanan jalur SLOCs di Samudra India. Selain mengejar kepentingan nasional, menjaga hubungan baik dengan India juga terbukti membantu Cina untuk mengembangkan konsep kerja sama regionalisme di Asia Selatan dan mendapatkan dukungan yang dibutuhkan untuk mengembangkan multilateralisme.

Chinese government under President Hu Jintao and Prime Minister Wen Jiabao, who led in 2003 to 2013, has formulated a long-term national goal to be fulfilled by 2020. Its goal is to transform the current Chinese society into what is known as “hexie” society, where the majority of Chinese people have live peace and harmonious. Its strategy to fulfill this by quadrupling its 2000 GDP by 2020. Chinese government implement “peaceful development” foreign policy to achieve its national goal. Elaboration of “peaceful development”foreign policy is image building, diplomatic balance, regionalism and multilateralism. In carrying out “peaceful development” policy, China insist that building good neighbor policy was one of China‟s strategies in global politics. Therefore, the Hu-Wen administration seek to establish an ongoing relationship with India, as one of the important country for China. Joint Study Group in economics and Memorandum of Understanding (MoU) on defence cooperation are form of China-India bilateral relations which successfully produced by Hu-Wen administration and improve their bilateral relations. By using the conceptual framework of “peaceful coexistence”, as a basic principles of China-India bilateral relations, and “peaceful development” policy, the author analyze how China seeks to establish a good relationship with India. The author argues that cooperation in the form of Joint Study Group and MoU on defence cooperation are Chinese‟s strategy to fulfill “hexie” society, that by increasing export and investment in India as well as increasing China‟s consumption through security lines at the SLOCs in Indiana Ocean. In addition to pursuit its national goal, maintain good relationship with India are also shown to help China to develop regionalism in South Asia and the support needed to develop multilateralism.

Kata Kunci : Pembangunan Damai, Cina, India, Joint Study Group, nota kesepahaman di bidang militer, “hexie”


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.