INTERAKSI GENOTIPE DAN LINGKUNGAN ENAM GALUR HARAPAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.)
KREBET PUTRO WAHONO, Dr. Rudi Hari Murti, S.P., M.P.
2014 | Skripsi | PEMULIAAN TANAMANAdanya interaksi genotipe dan lingkungan (G x E) dalam uji adaptabilitas dan stabilitas menimbulkan kesulitan dalam pemilihan galur ideal yang berdaya hasil tinggi dan stabil di semua lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan galur harapan tomat berdaya hasil tinggi dan stabil dari tiga lokasi tanam yang berbeda. Enam galur harapan tomat yang digunakan yaitu A134, A131, A175, A65, B52 dan B78; empat tetua yaitu „GM1‟, ‟Gondol Hijau‟, „GM3‟ dan „Gondol Putih‟; dan dua kultivar pembanding yaitu „Kaliurang‟ dan „GM2‟, disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan tiga blok sebagai ulangan. Penanaman dilakukan di Pakem Sleman pada bulan Mei – Agustus 2012, Getasan Semarang pada bulan April – Mei 2013 dan Ngablak Magelang pada bulan Mei - Agustus 2013. Galur harapan tomat yang mempunyai daya hasil dan stabilitas tinggi berdasarkan metode Eberhart dan Russell (1966) serta GGE-biplot (Yan, 2001) di tiga lokasi yaitu galur B52 dan A131. Galur yang beradaptasi baik pada spesifik lokasi di Pakem Sleman yaitu galur A65, A175 dan B78. A134 merupakan galur stabil namun memiliki daya hasil yang rendah.
Genotype and environment interaction (G x E) in the adaptability and stabilities test lead to difficulties in the selection of the ideal line for high yield and stable in all environments. This experiment was conducted to find out the high yield and stability of tomato promising lines in three different locations. The six promising lines i.e. A134, A131, A175, A65, B52 and B78, four parental i.e. „GM1‟, ‟Gondol Hijau‟, „GM3‟ and „Gondol Putih‟; and two check varieties i.e. „Kaliurang‟ and „GM2‟, were arranged in Randomized Completely Block Design (RCBD) with three blocks as replications. The experiment had been conducted at Pakem, Sleman from May to August 2012; Getasan Semarang from April to July 2013; and Ngablak Magelang from May to August 2013. The result showed that the B52 and A131 lines had high yield and stable according to Eberhart and Rusell‟s (1966), and GGE-Biplot‟s (Yan, 2001) method. The well adapteded lines for specific location in Pakem Sleman were A65, A175 and B78. A134 was stable line but had a low yield or less than the mean environment.
Kata Kunci : tomat, hasil, stabilitas, Eberhart & Russell, dan GGE Biplot