Laporkan Masalah

Reformasi Politik Arab Saudi Masa Pemerintahan Raja Abdullah

ARIE PERMADI, Dr. Siti Muti'ah Setiawati, MA.

2014 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Proses reformasi politik yang terjadi di kerajaan Arab Saudi tidak bisa dilepaskan dari peran Raja Abdullah. Langkah-langkah reformatif telah ia lakukan untuk mengubah wajah negeri kerajaan, bahkan sejak ia menjalankan pemerintahan di masa Raja Fahd yang tidak mampu lagi memimpin karena sakit. Kebijakan-kebijakan progresif ia luncurkan menyangkut isu-isu sensitif sosial politik. Isu suksesi kepemimpinan, masalah sistem politik dan pemerintahan, masalah kehidupan beragama, hingga isu terorisme dan HAM, tidak terlepas dari upaya reformasi yang ia galakkan. Tentu saja, ada dukungan dan penentangan atas kebijakan-kebijakan reformasi ini dari berbagai pihak, luar maupun dalam negeri. Pada akhirnya, proses reformasi yang tengah terjadi bisa dilihat sebagai dinamika dalam sistem politik kerajaan Arab Saudi yang selama ini dikenal tertutup.

The process of political reforms taking place in the kingdom of Saudi Arabia can not be separated from the role of King Abdullah. Reformative steps he has done to change the face of the kingdom, even since he was running the government at the time of King Fahd is no longer able to lead because of illness. He launched progressive policies concerning sensitive issues such as leadership succession issue, political system and governance, religious issues, terrorism and human rights issues, and others. Surely, there is support and opposition over the reform policies of the various parties, foreign and domestic. In the end, the reform process is going on can be seen as the dynamics of the political system of the kingdom of Saudi Arabia, which is known closed

Kata Kunci : political reforms, political systems, King Abdullah, Kingdom of Saudi Arabia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.