PERSEPSI DAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN (HKm) DI DESA KATONGAN KECAMATAN NGLIPAR KABUPATEN GUNUNGKIDUL
ASIS ANDRIANSAH, Bowo Dwi Siswoko S.Hut., M.A,
2014 | Skripsi | MANAJEMEN HUTANKajian persepsi, partisipasi dan perilaku masyarakat sangat penting dilakukan bagi pengembangan pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat termasuk salah satunya program Hutan Kemasyarakatan (HKm). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai pengelolaan HKm, faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya persepsi masyarakat, dan dampak dari persepsi terhadap perilaku masyarakat dalam pengelolaan HKm di Desa Katongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam dengan alat bantu interview guide dan dokumentasi. Analisis data kualitatif bersifat induktif dan dilakukan sejak sebelum penelitian, selama proses penelitian, serta setelah proses penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa muncul beberapa persepsi baik itu dari masyarakat anggota Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHKm) maupun masyarakat non anggota. Beberapa masyarakat beranggapan bahwa pengelolaan HKm positif karena dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta sebagai proses pembelajaran anggota sehingga menambah pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam mengelola hutan, namun tidak semua masyarakat memahami apa itu pengelolaan HKm. Terdapat 3 faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat yaitu pengalaman dimasa lalu, banyaknya informasi yang didapatkan oleh masyarakat dan status keanggotaan dalam KTHKm. Dampak dari persepsi yang muncul pada masyarakat mempengaruhi perilaku masyarakat dalam pengelolaan HKm antara lain adalah cara pengelolaan HKm yang sudah diterapkan sesuai dengan instruksi pengurus KTHKm dan Dinas Kehutanan yang mengacu pada prinsip-prinsip kelestarian dan adanya perilaku dari masyarakat dalam upaya melestarikan HKm.
The study of society perception, participation and action is very important for the development of forest management that involved the society. One of the programs is Hutan Kemasyarakatan (HKm). The purpose of this research is to know society perceptions about management of HKm, factors that affect the perception, and impact of the perception to society action about management of HKm in Katongan Village. The qualitative approach with case studies method was used in this research. Data was retrieved by the techniques of observation, deep interviews with interview guide assistance and documentation. Qualitative data analysis was inductive and done before the research, during the research, and after the research. Based on the result, there were some perceptions from member of Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHkm) and also non-member. Some of them assumed that the management of HKm was positive because can increase standard living and also as a process of learning to improve the knowledge, ability and skill in managing the forest. But, not all people understood about managing HKm. There were three factors that affect society perception, which were the past experience, amount of information that society obtained, and member status of KTHKm. Impact of the perceptions affected society action in managing HKm which was the way of managing HKm was according to instruction of KTHKm management and the Department of Forestry that pointed to sustainability principles and society action in effort of HKm sustainability.
Kata Kunci : persepsi, perilaku masyarakat, hutan kemasyarakatan