TEACHING TECHNIQUES IN SOLO MENGAJAR
HIZBI KHALIFADINA P, Dr. Endang Soelistiyowati, M.Pd.
2014 | Tugas Akhir | D3 BAHASA INGGRISPada saat ini, banyak sekali komunitas pendidikan di Indonesia. Komunitas yang terkenal adalah Indonesia Mengajar dan Indonesia Berkibar. Dan juga, komunitas-komunitas tersebut dapat memberikan inspirasi untuk semua anak muda.Penelitian ini dibuat tujuannya adalah untuk membantu para anak muda yang tergerak untuk membangun sebuah komunitas pendidik, para guru dan calon guru yang ingin mengetahui cara untuk mengajar anak-anak didalam sebuah komunitas, dan juga para orang tua yang ingin membantu anak dalam mengajar. Metode pengambilan data adalah observasi langsung di salah satu tempat mengajar di Solo Mengajara, wawancara, studi pustaka, dan internet. Observasi langsung dilakukan melalui observasi ketika para guru mengajar dikelas, dan ikut mengajar langsung. Dan juga, penulis mewawancarai pegawai dan relawan di Solo Mengajar. Berdasarkan penelitian, Solo Mengajar menggunakan 3 macam teknik pengajaran di kelas, yaitu teknik diskusi, teknik pidato, dan teknik mengajar sesama teman. Ada 3 hal yang mana penulis teliti untuk mengetahui keberhasilan dari teknik pengajaran. Pertama adalah kemampuan murid dalam menjawab pertanyaan dari guru. Kedua adalah kemampuan murid dalam mengerjakan pekerjaan, dan yang terakhir adalah kemampuan murid untuk fokus terhadap objek. Hasil data menunjukkan bahwa murid-murid Solo Mengajar lebih mampu untuk menjawab pertanyaan guru melalui test kedua daripada melalui test pertama. Kemampuan dalam mengerjakan tugas juga baik. Dalam hal fokus terhadapat subjek, ada 4 orang dari 6 orang yang duduk dikelas 2 SD yang mana mampu fokus terhadap guru. Selain itu di kelas 3 SD, ada 3 murid yang mana mampu untuk fokus terhadap guru. Dari ketiga hal tersebut, bisa disimpulkan bahwa teknik mengajar yang digunakan oleh Solo Mengajar sudah berhasil.
Nowdays, many education communities in Indonesia. The popular communities are Indonesia Mengajar and Indonesia Berkibar. However, the communities can give inspirations to all young people. The aims of this research are to help the young people if their want to build an education community, for teacher or people who will be a teacher who want to teach children in a community, and for parents who want to teach their son or daughter by own in home. Methods of collecting the data are direct observations in one of Solo Mengajar places, interviews, library research and internet research. The direct observation by observing the teachers while teaching in the classes, and the writer participate in class to teach. Also, the writer interview the staff and volunteers in Solo Mengajar. Based on the research, Solo Mengajar uses three kinds of teaching techniques in class, which are Discussion Technique, Speech or Lecturing Technique and Peer Teaching. There are three things, which are analyzed by the writer in order to know the effectiveness of teaching techniques. First is the student’s ability in answering their teacher’s question. Second is the student’s ability to do their task. The last is the student’s ability to be focused on subject. The data show that the students of Solo Mengajar are good in the ability in answering teacher’s questions in the second test than in first test. In the ability to do their task, students are good to do it. On focusing on subject, in the 2nd grade, there are four of six students who can keep focus on teacher. On the other hand, in 3rd there are three students can keep focus when the learning time is going.From the three things before, it can be concluded that the teaching techniques in Solo Mengajar are effective for their students.
Kata Kunci : Solo Mengajar, teknik pengajaran