Laporkan Masalah

PENGARUH GENANGAN PADA BEBERAPA FASE PERTUMBUHAN TERHADAP FOTOSINTESIS DAN HASIL EMPAT KULTIVAR JAGUNG (Zea mays L.)

PUTRI WULANDARI, Prof. Dr. Ir. Didik Indradewa, Dip.Agr.St.

2014 | Skripsi | AGRONOMI

Perubahan iklim global menyebabkan adanya pergeseran pola hujan. Adanya banjir dan kekeringan adalah salah satu akibat perubahan iklim global. Beberapa lahan jagung mengalami puso akibat bajir karena hujan yang tidak dapat diprediksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh genangan terhadap fotosintesis dan hasil jagung (Zea mays L.). penelitian ini juga berujuan untuk mengetahui fase pertumbuhan yang paling rentan terhadap genangan dan tingkat ketahanan beberapa kultivar jagung terhadap cekaman genangan pada fase vegetatif berdaun empat, berbunga, dan masak susu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni- Sepetember 2013 di Kebun Tri Dharma, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Bantul, D I Yogyakarta. Kultivar yang digunakan yaitu Bisi 2, Bima 2 Bantimurung, Gumarang, dan Srikandi Kuning. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan faktor utama kultivar jagung dan faktor kedua adalah fase pertumbuhan saat terjadi genangan. Data hasil pengamatan berupa komponen fotosintesis dan hasil dianalisis dengan sidik ragam dan uji lanjut DMRT pada α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat kultivar yang digunakan, kultivar Bisi 2 dan Bima 2 Bantimurung merupakan kultivar jagung berdaya hasil tinggi, namun penurunan hasil akibat genangan yang dialami lebih tinggi dibanding dengan kultivar Gumarang dan Srikandi Kuning yang berdaya hasil rendah. Cekaman genangan pada jagung dapat menurunkan laju fotosintesis per tanaman dan hasil kultivar jagung berdaya hasil tinggi secara signifikan. Fase berbunga (R1) merupakan fase pertumbuhan yang paling rentan terhadap genangan. Kultivar Bisi 2 merupakan kultivar yang tahan terhadap genangan yang terjadi pada fase vegetatif berdaun empat dan pada fase masak susu.

Global climate change cause changing of the rains. Flooding and drought are the effects of climate change. Unpredictable rains cause flooding in corn’s field and reducing yield. The research’s aims were to determine flooding effects on photosynthesis and corn’s yield. The research also to determine the most important plant growth stage of corn and the cultivar of corn’s tolerant of flooding in some plant growth stages, vegetative with 4 leaves, silking, and milk.. The research had been conducted on June-September 2013 in Tridharma field, Agriculture Department, University of Gadjah Mada, Bantul, D I Yogyakarta. Corn’s cultivars are Bisi 2, Bima 2 Bantimurung, Gumarang, and Srikandi Kuning. The field experiment was arranged in Completely Randomized Block Design (RCBD) factorial with the first factor was corn’s cultivars and the second factor was plant growth stage when flooding occurred. Data of photosynthesis components and yield of corn analyzed by variance analysis and DMRT at α = 5%. The result showed that four corn cultivarss, Bisi 2 and Bima 2 Bantimurung that have high potensial yield losses much more than Srikandi Kuning and Gumarang that have less potensial yield when flooding occurred. Flooding causes lost of crop photosynthesis rate and yield in cultivarss that have high potensial yield significantly. Silking is the most important plant growth stage in corn. Bisi 2 is the most tolerant cultivar of flooding that occurred in vegetative with 4 leaves and milk stage.

Kata Kunci : Jagung, cekaman genangan, fotosintesis, fase pertumbuhan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.