Laporkan Masalah

PARTISIPASI LMDH WONO LESTARI DALAM PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT DI RPH SUMBEREJO BKPH NGLAWUNGAN KPH BLORA

DWI MUTIARA AYU, Bowo Dwi Siswoko S.Hut., M.A,

2014 | Skripsi | KEHUTANAN

Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) ditetapkan dalam Keputusan Dewan Pengawas Perum Perhutani nomor 136/KPTS/DIR/2001 untuk memberikan arah pengelolaan sumberdaya hutan dengan memadukan aspek-aspek ekonomi, ekologi, dan sosial secara proporsional. Pelaksanaan PHBM dengan membentuk satu organisasi non-pemerintah tetapi berbasis desa yang disebut dengan LMDH. Untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan pelaksanaan PHBM salah satunya dapat dilihat dari partisipasi LMDH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil lembaga, aktivitas dan partisipasi LMDH Wono Lestari dalam pelaksanan PHBM serta untuk mengetahui problematika yang dihadapi lembaga tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Teknik pengambilan data melalui wawancara dan kuisioner. Penelitian ini mengambil lokasi di RPH Sumberejo, BKPH Nglawungan, KPH Blora. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa aktivitas yang dilakukan LMDH Wono Lestari dalam menjalankan program PHBM,antara lain mengurus administrasi dalam setiap kegiatan PHBM, mengadakan pertemuan rapat setiap bulan sekali dan mengatur dana sharing untuk kegiatan PHBM atau untuk usaha produktif. Partisipasi LMDH Wono Lestari dalam pengelolaan hutan berbasis PHBM di Desa Sumberejo dalam pengelolaan hutan yang dilihat dari berbagai aspek yaitu perencanaan, implementasi, hasil, monitoring dan evaluasi. Problematika yang dihadapi adalah LMDH dan masyarakat belum sepenuhnya paham tentang PHBM dikarenakan petugas sosialiasi tentang PHBM dari Perhutani bukan dibidangnya sehingga tujuan informasi yang diberikan belum tercapai.

Community Jointly Forest Management Program (PHBM) was determined in the Decree of Supervision Board of Perum Perhutani Number 136/KPTS/DIR/2001 to deliver a forest resources management direction by combining economics, ecological and social aspects proportionally. The PHBM enforcement by establishing a non-govermental organization but village based that was called LMDH. To know how far the PHBM enforcement succsess one of them could be seen from LMDH participation. This research was aimed to know an institutional profile, activities and participation of LMDH Wono Lestari in PHBM enforencement and also to know problems facing in that institution. The research used a survey method. Data taking technique was through an interview an questionnaire. This research was located in RPH Sumberejo, BKPH Nlawungan, KPH Blora. From the research, it could be known that activities performed by LMDH Wono Lestari in running PHBM programs were among others to manage administration in each PHBM activities, hold a meeting each month and managing sharing fund for PHBM activivities or for productive business. The participation of LMDH Wono Lestari in a PHBM based forest management in Sumberejo Village Head implementation, results, monitoring an evaluation. Problems facing was that LMDH and community had not fully understood on PHBM due to socialization officers on PHBM from Perhutani was not in their field so that the information objective given was not achieved.

Kata Kunci : partisipasi, LMDH, Perhutani, PHBM


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.