THE EFFECT OF LEVERAGE, FIRM SIZE, INDEPENDENT COMMISSIONER AND AUDITOR REPUTATION ON EARNINGS MANAGEMENT: Empirical Study on Manufacturing Companies Listed in the Indonesian Stock Exchange 2010-2012
RIFKI ZULKARNAIN, Indra Wijaya Kusuma, Prof. Dr., M.B.A., CMA.
2014 | Skripsi | AKUNTANSIManajemen laba merupakan salah satu perilaku disfungsional yang dilakukan oleh pihak tertentu yang dipercaya dengan tujuan memuaskan kepentingan pemilik. Manajemen laba telah menjadi isu kontroversial. Sementara manajemen laba sesuai dengan GAAP, manajemen laba berdasarkan penelitian sebelumnya adalah perilaku yang tidak etis. Hal itu tidak etis karena pemegang saham menggunakan informasi yang telah disesatkan oleh manajemen laba untuk pengambilan keputusan. Penelitian empiris menunjukkan bahwa manajemen laba ini dibuktikan telah terjadi dalam banyak konteks. Hal ini menunjukkan bahwa peristiwa atau variabel ekonomi tertentu dapat dijadikan sebagai sarana untuk mengontrol laba. Kenyataan tersebut memberikan peluang bagi para peneliti akuntansi khususnya, dan peneliti manajemen untuk meneliti kemungkinan munculnya manajemen laba dalam berbagai konteks ekonomi. Hal ini penting untuk memahami bagian-bagian tertentu dari laporan keuangan yang dapat membantu untuk mendeteksi manajemen laba. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara variabel leverage, ukuran perusahaan, komisaris independen dan reputasi auditor terhadap manajemen laba. Untuk lebih ditentukan, penelitian ini difokuskan pada industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh leverage, ukuran perusahaan, komisaris independen dan reputasi auditor terhadap manajemen laba. Dalam penelitian ini, leverage, ukuran perusahaan, komisaris independen dan auditor reputasi diusulkan untuk memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan adalah positif terkait dengan manajemen laba, sedangkan sisanya dari variabel tidak memberikan dukungan empiris. Key words: Earnings Management, Leverage, Firm Size, Independent Commissioner, Auditor Reputation
Earnings management is one of dysfunctional behavior done by certain party that is believed with a purpose of satisfying the interests of the owners. Earnings management has become a controversial issue. While it’s a legal action according to GAAP, earnings management is an unethical behavior based on the previous researches. It is unethical because the shareholders may use the information for decision making that mislead by earnings management Empirical studies have shown that earnings management is evidenced in many economic contexts. This indicates that certain economic events or variables can be utilized as a mechanism for managing earnings. This evidence provides opportunity for accounting researchers, in particular, and management researchers to examine the possibility of occurrence of earnings management in various economic contexts. It is important to understand the certain parts of financial statement that may help to detect the earnings management. Thus, this research is aim to find relationships between variables of leverage, firm size, independent commissioner and auditor reputation towards earnings management. To be more specified, this research focused on the manufacturing industry that listed on Indonesian Stock Exchange. The purpose of this research is to understand the effect of leverage, firm size, independent commissioner and auditor reputation on earnings management. In this study, leverage, firm size, independent commissioner and auditor reputation was proposed to have significant relation to earnings management. The result showed that firm size was positively related to the earnings management, while the rest of the variables did not provide any empirical support. Key words: Earnings Management, Leverage, Firm Size, Independent Commissioner, Auditor Reputation
Kata Kunci : Earnings Management, Leverage, Firm Size, Independent Commissioner, Auditor Reputation