INTERAKSI ANTAR AKTOR DALAM UPAYA MENGATASI PERMASALAHAN PASCA BENCANA ERUPSI MERAPI: Studi Kasus di Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta
ERNITA RACHMAWATI, Dr. Bevaola Kusumasari
2014 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)Bencana erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada tahun 2010 mengakibatkan pemerintah membuat kebijakan mengenai kawasan rawan bencana. Kebijakan yang dibuat oleh pemerintah tersebut berdampak pada timbulnya konflik antar warga. Konflik tersebut timbul disebabkan oleh tidak diikut sertakannya warga dan LSM dalam pembuatan kebijakan. Disatu sisi konflik tersebut juga disebabkan oleh kecemburuan sosial dan ketegasan dari pemerintah mengenai kebijakan yang telah dibuat. Dengan mengetahu interaksi antar aktor yang terlibat seperti pemerintah, LSM, dan masyarakat peneliti bisa mengetahui secara jelas peran dari masing-masing aktor. Sehinga dengan diketahuinya peran dan interaksi antar aktor diharapkan dapat permasalahan yang terjadi hingga kini kenapa belum terselesaikan. Tidak hanya mengetahu peran dari masing-masing aktor, penelitian ini juga menjelaskan mengenai peran yang hingga kini sudah dilakukan oleh masing-masing aktor sejak sebelum terjadi bencana, ketika terjadi bencana, dan setelah terjadi bencana. Kata kunci: kebijakan, interaksi, koordinasi, konflik
Mount Merapi eruption that occurred in 2010 resulted in government policies regarding disaster-prone areas. Policies made by the government have an impact on the incidence of conflict between residents. The conflict arises due to the excluded citizens and NGOs in policy-making. On one side of the conflict also caused by social envy and the firmness of the government on policies that have been made. With determines the interactions between actors involved such as governments, NGOs, researchers and the public can know clearly the role of each actor. So that the recognition of the role and the interaction between actors is expected to occur until the problems have not been resolved now why. Not only determines the role of each actor, this study also describes the role that until now has been done by each actor since before the disaster, when disaster strikes, and after the disaster. Keywords: policy, interaction, coordination, conflict.
Kata Kunci : kebijakan, interaksi, koordinasi, konflik