Laporkan Masalah

PREDIKSI KECEPATAN SEDIMENTASI WADUK SERMO BERDASARKAN DATA PENGUKURAN BATIMETRI MULTI TEMPORAL

INDRO WICAKSONO, Bambang Kun Cahyono ST., M.Sc

2014 | Skripsi | TEKNIK GEODESI

Volume air yang mampu ditampung bendungan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya sedimemtasi. Sedimentasi terjadi karena adanya erosi yang mengakibatkan transpor sedimen dari daerah hulu ke daerah hilir. Sedimentasi yang besar akan mengakibatkan pendangkalan pada bendungan sehingga volume tampung bendungan menurun. Sedimentasi juga berpengaruh pada pola operasi bendungan, semakin besar dan cepat laju sedimentasi maka akan semakin sedikit air yang dapat didistribusikan dan akan terjadi penurunan nilai fungsi bendungan. Diketahuinya nilai kecepatan sedimentasi pada bendungan sermo dapat digunakan untuk memprediksi laju sedimentasi dimasa mendatang dan dasar dalam merencanakan langkah-langkah pemeliharaan bendungan. Penelitian ini dimulai dengan mengumpulkan lima buah data pengukuran batimetri bendungan sermo. Kelima data pengukuran ini dibuat suatu boundary untuk melakukan cropping daerah penelitian. MTD hasil croping ini kemudian dilakukan perhitungan volume daya tampungan air waduk dan kecepatan rata - rata sedimentasi pertahun. Proses analisis piksel MTD kemudian dilakukan pada setiap epok sehingga perubahan nilai piksel setiap epok dapat diketahui. Rata-rata sedimentasi per tahun diperoleh dari hasil rata- rata sedimentasi delapan epok. Prediksi MTD 2014 dibangun dengan MTD tahun 2013 dan MTD rata-rata sedimentasi pertahun. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan sedimentasi Bendungan Sermo sangat bervariasi pada tiap tahunnya. Tahun 2005 sampai 2006 volume sedimen yang masuk sebesar 229.045 . Tahun 2006 sampai 2011sedimen bertambah 492.595 . Tahun 2011 sampai 2012 terjadi sedimentasi sebesar 358.763 . Tahun 2012 sampai 2013 terjadi penambahan sedimen sebanyak 124.290 . Dari hasil yang ada dapat diketahui bahwa dalam kurun waktu delapan tahun terjadi sedimentasi di Bendungan Sermo dengan kecepatan sedimentasi sebesar 150.586,62 per tahun. Prediksi MTD dan tampungan air Bendungan Sermo mempunyai kesalahan volume tampung maksimal air berkisar 0,03% sampai 1,42% dan kesalahan sedimentasi sebesar 4,6% sampai 66,9%. Kesalahan perhitungan sedimentasi tersebut bisa jadi diakibatkan karena adanya data pengukuran yang tidak masuk spesifikasi IHO dan SNI serta ada pula data yang kualitasnya kurang baik diakibatkan karena kerapatan lajur pengukuran yang kurang atau dibawah spesifikasi IHO dan SNI.

The volume of water that able to accommodated by the dam are influenced by several factors, one of them is sedimentation. Sedimentation occurs due to erosion which resulted in sediment transport from upstream area to downstream area. A great sedimentation will lead to superficiality on the dam so that the volume capacity of the dam is declining. Sedimentation also affects on the operational pattern of the dam, the more bigger and faster the rate of sedimentation the less volume of water that can be distributed and there will be declining the function of the dam. The discovery of sedimentation velocity on Sermo’s dam can be used to predict the rate of sedimentation in the future and used as the basis to planning the dam maintenance. This research begins by gathered five data of bathymetry measurement on sermo’s dam. This fifth data of measurement are then made a boundary to do cropping process in the research area. The MTD from cropping results is then done by calculated the dam water catchment volume and the average speed of yearly sedimentation. Each of epoch then processed by carried out the analysis of MTD piksel, so the change of piksel value on any epoch can be known. Sedimentation models per year retrieved from the average results of eight epoch sedimentation. The MTD prediction of 2014 were built by MTD of 2013 and MTD models of sedimentation per year. The results of this research show that the changes of Sermo’s dam sedimentation vary greatly in each year. From 2005 to 2006 the volume of sediment which enters the dam totalling by 229.045 . In 2006 till 2011 the sediment increased to 492.595 . From 2011 to 2012 occurs sedimentation amounted to 358.763 . In 2012 to 2013 occurs the addition of sedimentation to the size of 124.290 . From the results, it can be noted that in the pass eight years the sedimentation was occurred in Sermo’s dam with the sedimentation velocity of 150.586,62 per year. The MTD prediction and water catchment of Sermo’s dam have error of maximal water capacity volume, ranges from 0,03% to 1,42% . The sedimentation calculation error could be caused by the presence of measurement data that is not entered IHO and SNI specifications. as well as some not good data quality is caused by density measurements less lane or under the IHO and SNI specifications

Kata Kunci : Model Terrain Digital, Kecepatan Sedimentasi, Volume tangkapan air, Bendungan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.