Laporkan Masalah

UNSUR-UNSUR INTRINSIK PADA CERPEN “MISṬARATU MABRŪK AFANDĪY” DALAM ANTOLOGI CERPEN SYABĀBUN WA GĀNIYĀTUN KARYA MAḤMŪD TAIMŪR : ANALISIS STRUKTURAL STANTON

LULU LATIFAH ANNISA RUHYANTO, Arief Ma‟nawi, S.S., M.Hum.

2014 | Skripsi | SASTRA ARAB

Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap unsur-unsur intrinsik dan keterkaitan antarunsurnya dalam sebuah cerpen yang berjudul “Misṭaratu Mabrūk Afandīy” dalam antologi cerpen Syabābun wa Gāniyātun karya Mahmūd Taimūr. Teori dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dan metode analisis struktural Stanton. Analisis ini meneliti unsur-unsur intrinsik cerpen “Misṭaratu Mabrūk Afandīy” dan menentukan keterkaitan antarunsurnya. Cerpen ini akan diteliti dari fakta cerita, yaitu tokoh dan penokohan, alur, dan latar, Tema, dan sarana-sarana cerita. Pada cerpen ini terdapat tokoh utama yang bernama Di‟bis al-Kūmīy yang didukung oleh beberapa tokoh tambahan, yaitu Mabrūk Afandīy, Paman „Aṣfūr, siswa 1, siswa 2, dan siswa 3. Latar tempat dalam cerpen “Misṭaratu Mabrūk Afandīy” bertempat di desa Kufrut-Ṭamaʻīn, di sekolah, dan kelas. Sementara itu, latar waktu dalam cerpen ini terjadi pada pagi sampai siang hari di hari Rabu. Pesan moral yang ingin disampaikan berkesinambungan dengan tema yang ada dalam cerpen ini, yaitu penegakan kedisiplinan tidak harus dengan kekerasan fisik. Cerpen ini menggunakan sudut pandang orang ketiga tidak terbatas. Unsurunsur intrinsik cerpen ini memiliki keterkaitan yang kuat satu sama lain dalam menghasilkan makna yang padu. Kata Kunci: Cerpen, Analisis Struktural, Penggaris.

This research is aimed to discover the intrinsic elements and correlation among the elements on a short story entitled “Misṭaratu Mabrūk Afandīy” on short story anthology Syabābun wa Gāniyātun by Mahmud Taimur. The theory and method used in this study is Stanton‟s structural method and theory. This short story will be investigated by facts of the story; such as characters and characterizations, plot, setting, theme, and the other story means. On this short story there is a main character named Di'bis al-Kūmīy supported by some supporting characters there are Mabruk Afandīy, Uncle 'Aṣfūr, Student 1, Student 2, and Student 3. This short story took place in a village called Kufrut-Ṭamaʻīn, a school area, and a class, while the time setting of this story is in the morning until noon on Wednesday. Moral message conveyed in this story is well-suited with the theme where it said that to build discipline is should not by violence. The point of view used in this short story is non-limited third person point of view. The intrinsic elements revealed in this short story have stong relation with one another in produce a coherent meaning. keywords: Short Story, Structural Analysis, Ruler.

Kata Kunci : Cerpen, Analisis Struktural, Penggaris


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.