PEMETAAN SITUASI SKALA 1:500 LOKASI DUSUN PURWOSASONO DAN DUSUN BABADAN DESA BELUK KECAMATAN BAYAT KABUPATEN KLATEN PROPINSI JAWA TENGAH
NUR AMALINA, Diyono, ST. MT.
2014 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK GEOMATIKAPemetaan situasi (topografi) merupakan kegiatan pemetaan suatu area yang mencakup dimensi horisontal dan vertikal untuk memperoleh informasi data spasial dari permukaan bumi. Praktek Kerja Lapangan (PKL) bertujuan membekali mahasiswa agar mahir melakukan pemetaan situasi. PKL yang dilaksanakan bertujuan membuat peta situasi skala besar secara teristrik dengan pengukuran dan penggambaran menggunakan teknologi digital. Pelaksanaan pemetaan situasi (topografi) skala 1:500 meliputi pembuatan kerangka kontrol peta, pemetaan detil, penggambaran peta serta pengujian peta. Pembuatan kerangka kontrol peta berupa pengukuran, perhitungan, dan penggambaran kerangka kontrol horisontal dan kerangka kontrol vertikal. Pemetaan detil berupa pengukuran, perhitungan, dan penggambaran detil planimetris dan detil tinggi. Penggambaran peta dilaksanakan dengan menggunakan perangkat lunak Surpac dan ArcGIS. Sedangkan pengujian peta meliputi pengujian jarak dan elevasi dengan toleransi sebesar 90%. Hasil yang diperoleh berupa peta situasi (topografi) skala 1:500 lokasi Dusun Purwosasono dan Dusun Babadan, Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah. Peta tersebut dicetak pada kertas gambar ukuran A1 dan terdiri dari empat lembar peta dalam sistem proyeksi Universal Transverse Mercator (UTM). Hasil pengujian jarak telah sesuai dengan toleransi, sedangkan pengujian elevasi belum sesuai dengan toleransi. Dengan demikian peta situasi (topografi) skala 1:500 ini belum lulus uji.
Situation mapping (topography) is a mapping of an area that includes horizontal and vertical dimensions to obtain the information of spatial data from the earth's surface. Field work (PKL) aims to equip students to be adept at situation mapping. Field work aims to make largescale map terrestrial situation with measurement and delineation using digital technol ogy Implementation of the situation mapping (topography) 1:500 scale mapping control framework includes maps, detailed mapping, cartography and map testing. Mapping framework in the form of map control measurements, calculations, and depictions of the control framework of horizontal and vertical control framework. Detailed mapping in the form of measurement, calculation and depiction of planimetric detail and high detail. The depiction of the map is implemented using Surpac software and ArcGIS. While map testing includes testing distance and elevation with a tolerance of 90%. . The result is a situation map (topographic) scale 1:500 location in Purwosasono and Babadan Hamlet, Beluk Village, Bayat District, Klaten Regency, Central Java Province. The map is printed on A1 size drawing paper and consists of four pieces of the map in the UTM (Universal Transverse Mercator) projection system. The distance test results are in accordance with the tolerance range, while the elevation test is not in accordance with the testing tolerance. Thus the situation maps (topographic) 1:500 scale has not passed the test.
Kata Kunci : Praktek kerja lapangan, pemetaan situasi skala 1:500