Laporkan Masalah

INITIAL DESIGN OF PERFORMANCE TESTING SYSTEM OF AIR CONDITIONING MACHINE BASED ON SNI 19-6713-2002 TO SUPPORT THE ENERGY LABELIZATION PROGRAM

R M ANTONIO A P, Fauzan, ST., MT., Ph.D.

2014 | Skripsi | TEKNIK MESIN

Labelisasi Energi adalah program yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kesadaran akan konsumsi energi listrik di masyarakat. Program tersebut telah menghasilkan standardisasi untuk lampu swabalast dan sedang dikembangkan untuk peralatan lain. Untuk mesin pengkondisian udara yang mempunyai nilai konsumsi energi yang besar, pemerintah telah menghasilkan standardisasi (SNI : 19-6713-2002) sebagai panduan, namun belum dilengkapi dengan desain dari peralatan yang digunakan untuk menilai serta menentukan konsumsi energi dari mesin pengkondisian udara. Setelah desain dibuat, peralatan pengujian pengkondisian udara mempunyai dimensi panjang x lebar x tinggi : 8,5 x 6 x 3 meter serta terdiri dari dua bagian utama : bagian indoor dan bagian outdoor, dimana keduanya dilengkapi peralatan pengkondisi udara (conditioning unit) untuk menghasilkan pembebanan udara sebagai beban pengujian mesin pengkondisian udara yang diujikan. Sistem tersebut akan menghitung energy efficiency ratio / EER sebagai penghitungan utama menentukan konsumsi energi yang dibutuhkan pada suatu mesin pengkondisian udara. Setiap peralatan pengkondisi udara terdiri dari mixer + fan untuk mencampur serta mensirkulasikan udara; humidifier untuk mengatur kelembaban; electrical heater untuk meningkatkan temperature; dan cooling coil untuk menurunkan temperatur. Instrumentasi tersebut dikendalikan di control panel pada bagian luar dan dapat diatur menjadi beberapa kondisi pengujian sesuai kondisi cuaca di Indonesia. Peralatan tersebut juga mampu mengakomodir pembebanan maksimal untuk AC 2 PK (1470W). Dengan mengikuti desain serta prosedur pengujian, maka jumlah konsumsi energi yang digunakan pada mesin pengkondisian udara (AC) dan jumlah EER akan dapat ditentukan serta program labelisasi energi dapat diterapkan dan menghasilkan penghematan energi pada kehidupan sehari-hari.

Energy labelization is a project held by government of Indonesia to ingnitiate people awarness of electrical energy consumption at daily life. It has produce standardization for light bulb and certainly will be developed to another tools. For air conditioning machine which has giant energy consumption, government has creating SNI : 19-6713-2002 as guideline but it has not equipped with the design of its testing machine to testing and defining electrical power used for the equipment. As the system design created, the air conditioning machine performance testing system is sized 8.5m length, 6.0m width, 3m height and consist of two major parts : indoor and outdoor compartment, both has conditioning unit to creating cooling load of air conditioning machine. Those system is calculating Energy Efficiency Ratio (EER), which as major calculation of electricity needed by air conditioning machine to perform conditioning process. Each conditioning unit is consist of : mixer + fan to mixing air and adding circulation air, humidifier to conditioning humidity, electrical heater to increasing temperature, and cooling coil to lowering temperature. Those instrumentation are controlled in control panel in outside of machine and can be conditioned in several condition based on natural climate in Indonesia (minimum temperature + maximum humidity, and maximum temperature + minimum humidity, for about 5oC 98% - 39oC 20%). It also can accomodating maximum cooling load of ordinary 2 PK (1470W) air conditioning machine. Fulfilling those design also following its operational procedure, electricity used for air conditioning machine also its energy efficiency ratio (EER) can be defined and energy labelization project can be optimised and creating economical energy habitual in modern society.

Kata Kunci : mesin pengkondisian udara, AC, energy efficiency ratio, SNI, labelisasi energi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.