Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DAN TINGKAT KEPENTINGAN LANSIA TERHADAP TAMAN LANGSAT KEBAYORAN BARU, JAKARTA SELATAN

ERMA IRAWATY, M. Sani Roychansyah, ST., M.Eng., D.Eng

2014 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Lansia merupakan individu yang telah mencapai usia 60 tahun keatas dan memiliki karakteristik serta kebutuhan tertentu sebagai akibat dari proses penuaan yang terjadi. Fenomena peningkatan jumlah penduduk lansia di dunia memunculkan adanya konsep kota ramah lansia. Konsep pembangunan kota dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik lansia. Salah satu aspek dalam konsep kota ramah lansia ini terdapat ruang terbuka bagi lansia. Ruang terbuka bagi lansia ini merupakan salah satu wadah bagi lansia sebagai ruang untuk melakukan berbagai aktivitas dan interaksi sosial. Beragam aktivitas dan interaksi sosial yang dilakukan oleh lansia pada ruang terbuka ini dapat meningkatkan kualitas hidup lansia. Fokus pada penelitian ini adalah mengidentifikasi persepsi dan tingkat kepentingan lansia sebagai pengguna Taman Lansia Langsat yang merupakan salah satu ruang terbuka yang diperuntukkan bagi lansia sebagai bentuk respon pemerintah terhadap kebutuhan ruang bagi penduduk lansia. Persepsi dan tingkat kepentingan menurut lansia ini merupakan perspektif lansia terhadap kondisi eksisting Taman Langsat dan harapan terhadap ruang terbuka tersebut. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini dideduksi dari teori maupun konsep ruang terbuka yang telah disesuaikan dengan kondisi lansia, yakni Aksesibilitas, Kelengkapan fasilitas, Kenyamanan dan keamanan, Keindahan estetika, Keragaman dan Keterbukaan yang kemudian diturunkan menjadi 27 indikator. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deduktif-kuantitatif dengan metode analisis Importance-Performance Analysis (IPA). Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi hubungan persepsi dan tingkat kepentingan lansia. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa persepsi lansia terhadap Taman Langsat saat ini sudah sangat baik. Hubungan persepsi dan tingkat kepentingan ini juga menghasilkan masukan terhadap peningkatan performa atribut Taman Langsat sebagai salah satu ruang terbuka bagi lansia. Atribut yang menjadi prioritas peningkatan kualitas pada Taman Langsat ini adalah kondisi toilet umum agar lebih bersih dan sesuai untuk lansia, perbaikan pada jalur pejalan kaki dan jalur penyebrangan menuju ke taman serta kondisi jalan yang bertekstur agar tidak licin. Dengan terwujudnya ruang terbuka yang sesuai bagi lansia, maka akan terwujud sebuah kota yang ramah lansia.

The elder is a 60 years old individual or above with certain characteristics and needs due their aging proccess. The phenomenon of the increasing number of the elder brings out the concept of age-friendly city. The concept of city development by considering the needs and characteristics of the elder. One of the aspects of this concept is the avaliability of open space for the elder. The open space itself is purposed to be a place for the elder’s activity and social interaction that will increase the quality of their life afterwards. This research is focused to identify the perception and interest rate of the elder as the visitors of Langsat Elderly Park which is one of the open space for them. This park is established as the goverment’s response towards the need of open space for the elder. The perception and interest rate according to the elder is their perception and hope toward the existence of Langsat Park as an open space itself. The variable used in this research is deducted from the theory or concept adapted for the elder’s condition; accessibility, facility, comfortability, security, aesthetic beauty, diversity, and disclosure which are derived into 27 indicators. The method used in this research is the deductive-quantitative with Importance-Performance Analysis (IPA) method. These method are used to identify the relation of perception and interest rate of the elder. The result showed that the perception of the elder towards Langsat Park is fine. This relation is also resulting a suggestion for the improvement of Langsat Park’s attributes as an open space for the elder. The attributes that become the main priority of the improvements are cleaner and more appropriate toilet, reparation of the pedestrian path, crosswalks to the park, and unslippery-texturized street. With the well-attributed open space for the elder, thus an age-friendly city is also established as well.

Kata Kunci : Lansia, Ruang Terbuka, Importance-Performance Analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.