MAKNA PUISI “AḤZĀNUN FI AL-ANDALUS†DALAM ANTOLOGI AL-A MĀL AL-KĀMILAH KARYA NIZĀR QABBĀNĪ : ANALISIS SEMIOTIK
ADIB AUNILLAH F, Zulfa Purnamawati, S.S, M.Hum.
2014 | Skripsi | SASTRA ARABPenelitian ini membahas makna puisi “AḥzÄnun fi al-Andalus†karya NizÄr QabbÄnÄ«, seorang penyair Arab modern berkebangsaan Suriah. Di dalam puisi tersebut terdapat tanda-tanda yang perlu dimaknai sehingga maknanya menjadi utuh. Teori yang digunakan dalam puisi ini adalah teori semiotik, yaitu sebuah teori yang mengkaji tanda dalam suatu karya sastra. Puisi “AḥzÄnun fi al-Andalus†diteliti dengan memanfaatkan dua dari empat metode semiotik yang dikemukakan oleh Riffaterre. Tahapan pertama adalah menentukan ketidaklangsungan ekspresi yang terdapat dalam puisi ini. Tahapan kedua adalah pembacaan semiotik yang terdiri atas pembacaan heuristik dan hermeneutik. Dari hasil analisis, maka dapat diketahui bahwa puisi “AḥzÄnun fi al-Andalus†berisi tentang keadaan peninggalan budaya dan peradaban Islam-Arab setelah kemunduran kekuasaan Islam di Andalusia.
This research aims at reveal the meaning contained in the poem “AḥzÄnun fi al-Andalus†written by NizÄr QabbÄnÄ«. NizÄr is a modern Arabic poet from the State of Syria. The poem “AḥzÄnun fi al-Andalus†contains a lot of signs. Therefore, this research used semiotic theory, which shows the meaning of the signs embodied in the poem. This research used semiotic reading method to analyze the poem “AḥzÄnun fi al-Andalusâ€. The first is heuristic reading phase and the second phase is namely hermeneutic reading. Within heuristic reading, literary works is naturalized according to the normative grammar structure namely Arabic. Furthermore, in order to find the meaning, a hermeneutic reading is performed. In this case, the poem “AḥzÄnun fi al-Andalus†is being re-read, as well as performed giving meaning by literary conventions. From the analysis results, it can be seen that the poem“AḥzÄnun fi al-Andalus†reveals about the condition of cultural Islamic-Arabic and civilization heritage after the decline of Muslim rule in Andalusia
Kata Kunci : puisi, NizÄr QabbÄnÄ«, Andalusia, semiotik