MANAJEMEN HUMAS DALAM KAMAPNYE HUMAS (Studi Kasus Manajemen Humas Badan Narkotika Kota dalam Pengelolaan Kampanye P4GN)
DIMAS RIZKY ANUGRAH, Drs. I Gusti Ngurah Putra, MA.
2014 | Skripsi | Ilmu KomunikasiPraktik humas saat ini dijalankan di sektor pertama, kedua dan sektor ketiga, Pada Sektor pertama yakni Pemerintahan salah satu fungsi humasnya adalah dengan menyebarluaskan pengetahuan melalui kampanye humas yang dalam praktiknya dijalankan dengan menerapkan unsur-unsur manajemen humas, yakni penelitian, perencanaan, tindakan dan komunikasi, serta evaluasi. Praktik humas inilah yang kemudian diadopsi oleh Badan Narkotika Kota Yogyakarta. Sebagai salah satu badan Pemerintahan yang fokus pada pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba melihat bahwa saat ini kota Yogyakarta mejadi daerah rawan penyalahgunaan yang dilakukan oleh berbagai macam lapisan masyarakat. Melihat fenomena ini mereka merasa perlu mengadakan aksi preventif dengan cara melakukan kampanya P4GN sebagai Instruksi Presiden dalam menanggulangi permaalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta memaparkan aktivitas manajemen humas yang dilakukan oleh divisi humas Badan Narkotika Kota Yogyakarta dalam menjalankan kampanye, serta untuk mengetahui sejauh mana manajemen humas berperan dalam aktivitas komunikasi selama kampanye berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dan teknik analisis datanya menggunakan penjodohan pola untuk menganilis data berdasarkan teori yang ada. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kampanye dilakukan dengan tiga cara yaitu melalui komunikasi tatap muka dan komunikasi dengan menggunakan media dan penyelenggaran event. Selain itu, aktivitas manajemen humas sebagai acuan dari pelaksanaan kampanye humas memiliki peranan penting dalam kampanye, yakni untuk mengidentifikasi unsur-unsur yang terdapat dalam kampanye, merumuskan strategi kampanye, dan meningkatkan efektivitas kampanye.
Today, practice of public relations are running in three sectors. The first sector is goverment and one of the functions of public relations at the Goverment institution is to spread knowledge through public relations campaigns that are run by applying the elements of public relations management, namely research, planning, action and communication, and evaluation. The practice of public relations then adopted by Badan Narkotika Kota Yogyakarta an Goverment institution that focuses on eradiction and drug abuse. they see that the city of Yogyakarta is one of the highest rate of drug abuse. Seeing this phenomenon they feel the need to conduct preventive action by way of P4GN campaign in courtship. Seeing this phenomenon they felt the need to hold preventive action by conduct P4GN campaign. The purpose of this research is to find out and describe management activities run by division of public relations Badan Narkotika Kota Yogyakarta in running the campaign, and to find out the extent to which public relations management plays a role in communication activities during the campaign. This research used a qualitative approach with case study methods, and pattern matching technique for analyzes the data based on existing theories. The result of this research showed that campaign was carried out in three ways: through face-to-face communication and communication using media and also event. Moreover, public relations management activity as the reference of implementation of the public relations campaigns have an important role in the campaign, which is to identify the elements contained in the campaign,formulating campaign strategies, and improve the effectiveness of the campaign.
Kata Kunci : manajemen humas, badan Pemerintahan, dan kampanye humas