Laporkan Masalah

IMPLIKASI ISU HAM TERHADAP PROSES CINA MENUJU “KEKUATAN UTAMAYANG BERTANGGUNG JAWAB

CUT INTAN AULIANNISA ISMA, Dr. Nur Rachmat Yuliantoro, MA (IR)

2014 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Sebagai salah satu dari kekuatan utama dunia yang diidentifikasikan melalui kapasitas ekonomi dan militer, serta posisi penting dalam organisasi internasional, Cina beraspirasi untuk menjadi lebih dari sekedar label yang ia miliki saat ini. Aspirasi untuk menjadi “kekuatan utama dunia yang bertanggung jawab” datang secara alamiah dan kontraktual bersamaan dengan meningkatnya peran Cina di dunia. Namun, salah satu dari kriteria utama untuk mencapai label tersebut adalah berpartisipasi aktif dan mematuhi kewajiban internasional dan hukum internasional, yang mana Cina telah diketahui memiliki isu serius dalam implementasi HAM. Skripsi ini akan menganalisis bagaimana isu HAM mempengaruhi proses Cina menuju “kekuatan utama yang bertanggung jawab” dengan masyarakat internasional sebagai metodologi utama untuk menjawab pertanyaan penelitian.

As one of the great powers in the world, which is identified by its economic and military capacity, along with its prominent position in international organizations, China has been aspiring to be more than the current label it has. The aspiration to be a “responsible great power” comes along naturally and contractually with the growth of its prominence in the world. However, one of the main criteria to achieve the label is to actively participate and obey the international obligations and international law, which China has renowned to be having serious issue in human rights practices. This thesis will analyze how human rights issue affect the process of China becoming a “responsible great powers” with international society as the main methodology to solve the research question.

Kata Kunci : isu HAM, kekuatan utama yang bertanggung jawab, Cina, masyarakat internasional


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.