Laporkan Masalah

Facebook Online Shop Alternatif Bisnis & Belanja dalam Jejaring Sosial

RETNO ARI WIJAYANTI, Dr. Anna Marie Wattie

2014 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYA

Facebook muncul sebagai salah satu sarana penghubung komunikasi masyarakat modern. Dengan tingkat partisipasi besar di Indonesia, Facebook menjadi jejaring sosial andalan dan digunakan oleh semua kalangan. Masyarakat semakin kreatif melihat peluang ini, kemudian fungsi Facebook berkembang menjadi sebuah media bagi masyarakat untuk melakukan aktifitas jual beli. Aktifitas jual beli di Facebook kemudian identik dengan fenomena online shop atau yang disebut juga sebagai F-shop. Penelitian ini mencoba memaparkan bagaimana fenomena F-shop hadir dalam masyarakat melalui tiga pertanyaan. Pertama, mengapa pengusaha online shop memilih menggunakan Facebook untuk berbisnis; Kedua, bagaimana pengusaha online shop mengembangkan strategi marketing dan melaksanakan transaksi dalam bisnisnya; ketiga, bagaimana pengusaha online shop membina kepercayaan dan relasi dengan konsumen. Penelitian ini berfokus kepada pelaku bisnis online shop di Yogyakarta selama kurun waktu 2012 hingga 2013. Informan penelitian ini adalah para pelaku bisnis F-shop yang berdomisili di Yogyakarta dan setidaknya telah melakukan seratus transaksi sukses dalam bisnisnya. Penelitian dimulai dengan pengamatan aktifitas akun online shop, kemudian juga wawancara dengan para informan. Penelitian ini menempatkan lima kategori informan berdasarkan konsentrasi ragam akun online shop. Hasil dari penelitian ini merangkum pengalaman dan pemikiran dari sudut pandang para informan. Facebook dilihat sebagai jejaring sosial yang mempunyai fitur mendukung serta banyak digunakan masyarakat sehingga efektif sebagai wadah jual beli dan promosi. Munculnya tren belanja online di Facebook menjadi sarana alternatif membangun bisnis dengan modal minimal dibandingkan dengan membangun toko konkret. Komunikasi, tampilan visual, jaringan pertemanan dan fleksibilitas transaksi menjadi aspek penting dalam strategi marketing sebuah F-shop. Proses transaksi yang terjadi umumnya dengan sistem transfer uang dan cash on delivery. Selain layanan yang tanggap dan ramah, kualitas produk yang terjaga serta kredibilitas baik sebuah akun , adanya kemungkinan sistem cash on delivery ini, menjadi penunjang kepercayaan konsumen terhadap sebuah F-shop. Kata kunci : Facebook, Jejaring Sosial, Online Shop, Cyberculture.

Facebook emerged as one of fast growing, and quickly spread communication tools within the society all around the world. The highly significant participation rate in Indonesia gives Facebook the opportunity to be the mainstay of social networking site within the country. Indonesian society become more aware of this opportunity, then creatively use Facebook as a platform to perform trading activities. The activity of buying and selling within Facebook relates the online shop phenomenon or also specifically known as the F-shop. This study tries to explain how the F-shop phenomenon is present within the Indonesian community through three questions. First,why do the online shop entrepreneurs choose to use Facebook for business; Second, how online shop entrepreneurs develop and implement marketing strategies and transactions in their business; and third, how online shop entrepreneurs develop trust and relationships with consumers. This study focuses on online shop entrepreneurs in Yogyakarta during the period 2012 to 2013. Subject and informants of this study are the F-shop who live in Yogyakarta and has done at least a hundred successful deals in their business. The research is done by the observation of online shops account activities, attending online shop bazaars and also interviews with informants. There are five categories emerged based on the F-shop‟s account concentration. The results of this study summarizes the thoughts and experiences from the informant‟s perspective. Facebook is seen as a social network that has complete features and effectively support the F-shop activity besides widely used as a platform for trading and promotion. The rise of online shopping trend in Facebook draws an alternative insight to build business with a very minimum capital compared to building a concrete store. Communications, visual display, social networking and the flexibility of transactions method are important aspects within the F-shop‟s marketing strategy. The common transaction methods in this business are money transfer or cash on delivery. In addition to the responsive and friendly service, well maintained quality of products, as well as the credibility of an account, the possibility of cash on delivery as transaction method, support the consumer‟s trust towards an F-shop account. Keywords : Facebook,Social Networking, Online Shop, Cyberculture

Kata Kunci : Facebook, Jejaring Sosial, Online Shop, Cyberculture


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.