Laporkan Masalah

KARAKTERISTIK BIJI DAN PERTUMBUHAN SEMAI SENGON DARI POLONG POHON INDUK SEHAT DAN TERSERANG KARAT TUMOR

LATIF HANAFIANTORO, Dr. Ir. Sri Rahayu, M.P.

2014 | Skripsi | BUDIDAYA HUTAN

Latar belakang penilitian ini karena sebagian besar biji yang berasal dari pasaran bebas maupun yang diusahakan petani sengon tidak diketahui asal usul dan status indukannya secara jelas, sehingga perlu adanya deteksi terhadap karakteristik biji sengon. Adapun tujuannya yaitu (1) membandingkan karakter morfologi biji sengon, (2) mengevaluasi kualitas biji sengon dengan uji perkecambahan, cutting test, dan tetrazolium, (3) mengevaluasi kemampuan pertumbuhan semai sengon. Bahan yang digunakan adalah biji sengon dari pohon sehat dan pohon terinfeksi karat tumor (gall rust) yang disebabkan oleh jamur Uromycladium tepperianum yang dilakukan sebanyak 4 ulangan. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan metode rerata dan uji T (T-test) menggunakan program SAS 9.1. Data kualitatif dianalisis dengan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik morfologi biji sengon sehat dan terinfeksi jamur karat tumor tidak menunjukkan perbedaan yang menyolok. Evaluasi terhadap viabilitas biji sengon dengan metode cutting test dan tetrazolium menunjukkan bahwa biji berasal dari pohon sehat memiliki viabilitas biji lebih baik dibandingkan biji berasal dari pohon terinfeksi jamur karat tumor. Evaluasi pertumbuhan semai sengon secara umum semai terinfeksi jamur karat tumor, pada bagian daun dan pucuk.

Background of this research that many falcataria’s seed derived from the free market and cultivated farmers is unknown origin and status of origin clearly, so the seed characteristics is need for detection. The objectives are (1) to compare falcataria’s seed morphological characters, (2) evaluate the quality of the seed’s germination test, cutting test and tetrazolium test, (3) evaluate the ability of seedling growth. The materials used are seeds of the falcataria’s tree healthy and gall rustinfected trees caused by the fungus Uromycladium tepperianum and performed by 4 replicate . Quantitative data analysis was conducted using the mean and T-test using SAS 9.1 program. Qualitative data were analyzed with descriptive analysis. The results showed that falcataria’s seed morphological characteristics of healthy and rust-infected tumors is no significant difference. Evaluation of falcataria’s seed viability by using cutting-test and tetrazolium method showed that seed comes from healthy trees have better grain quality than from trees infected with gall-rust fungus. Evaluation of seedling growth in general is falcataria’s seeding was infected rust fungus tumors, on the leaves and shoots.

Kata Kunci : Biji sehat, biji terinfeksi karat tumor (gall rust), jamur Uromycladium tepperianum


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.