Laporkan Masalah

Pengaruh status gizi terhadap kadar yodium urin setelah pemberian kapsul minyak beryodium pada anak sekolah dasar di daerah gondok endemik

PRIHATINI, Sri, Prof.dr. Mohammad Hakimi, SpOG.,PhD

2001 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinis

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh status gizi terhadap kadar yodiun urin setelah pemberian kapsul minyak beryodium pada anak sekolah dasar di daerah gondok ended. Rancangan penelitian adalah kohort prospektX dengan status gizi sebagai faktor resiko. Populasi penelitian adalah murid sekolah dasar usia 6 - 10 tahun di tiga desa di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat. Sampel penelitian dibagi ke dalam dua kelompok yaitu; (a) kelompok anak gizi h a n g sebagai kelompok terpapar (n=47) dan kelompok anak gizi baik sebagai kelompok tidak terpapar (n=58). Data yang dikumpulkan meliputi, berat badan, tinggi badan, ketebalan lemak bawah kulit (skinfold), kadar yodium urin, pembesaran kelenjar gondok, keadaan cacing, konsumsi energi dan protein, konsumsi garam dan kejadian diare dan jumlah urin selama 3 h i . Uji beda T dilakukan untuk mengetahui perbedaan jumlah yodium yang hilang selama 3 hari setelah pemberian kapsul, regresi logistik ganda untuk mengetahui pengaruh status gizi dan faktor lainnya terhadap kecukupan yodium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah yodium yang dikeluarkan melalui urin selama tiga hari, lebih tinggi pada kelompok gizi kurang yaitu 27,1% dibandingkan kelompok gizi baik yaitu 25,5% namun perbedaannya tidak berbeda bermakna (p>O,O5). Median kadar yodium win setelah 6 bulan pemberian kapsul beryodium, yaitu 87pgA pada kelompok gizi kurang dan 1 lOpg/l pada kelompok gizi baik dan berbeda bermakna @<0,05). Dengan batas kecukupan yodium 100 pg/l , setelah 6 bulan pemberian kapsul yodium, 69% anak gizi kurang dan 30,2 % anak gizi baik sudah mengalami defisiensi yodium ringan (p

The objective of this research was to study the influence of nutritional status to iodine urine level after iodine capsule supplementation on elementry school children in goitre endemic area. The research design was cohort prospectif with nutritional status as risk fhctor. Research population was elementry school children aged 6 -10 years in three villages of Cidahu subsdistrict, Sukabumi district, West Java Province. Samples research were divided into two groups, (a) Children with moderate malnutrition status as exposed.group (n=47), and (b) children with good nutrition status as unexposed group (n=58). Data collection included body weight, height, skinfold, urine iodine level, enlargement of thyroid, worm infestation, energy and protein consumption, salt intake, diarrhea episodes and amount of three days urine. T-test was done to know the different lost of iodine amount d&g three days after capsule supplementation. and regresion logistic analysis was done to look for other fktors which influence to iodine adequacy. The result of research showed that average amount of iodine excreted by urine for three days was higher (27%) in group of moderate malnutrition compared with good nutition group (25,5%), but this was not significantly different (p>0,05). Median level of iodine urine after 6 month showed which was 87 ug/l for moderate malnutition group and llOug/l for good nutrition group, and this was significantly different (p<0,05). With urine adequacy level of 100 ug/l, after 6 month, 69% children with moderate malnutrition and 30,2% with good nutrition have mild deficiency (p<0,05). There is an interaction between sex to iodine adequacy after 6 month supplementation . Male children with moderate malnutrition have 3,3 times and female 1,8 times risk of iodine deficiency. The research concluded that average amount of iodine excreted by urine for three days was higher in group of moderate malnutrition compared with good nutrition group but this was not significantly different . Children with moderate malnutrition have greater iodine deficiency risk than good nutrition after 6 months. The risk iodine for male children is greater than female.

Kata Kunci : Epidemiologi Klinik,Status Gizi,Kapsul Minyak Beryodium


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.