PENATAAN ARSIP DINAMIS INAKTIF DI BADAN KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN KABUPATEN SLEMAN
NUDZULA RHOMADLONA, Faizatush Solikhah, MA.
2014 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPANPenulisan Tugas Akhir yang berjudul “Penataan Arsip Dinamis Inaktif di Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Sleman†merupakan hasil pengumpulan data penulis dalam melakukan praktik kerja lapangan. Praktik kerja lapangan ini, bertujuan untuk mengetahui penataan Arsip Dinamis Inaktif yang ada di Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan dalam melakukan praktik kerja lapangan adalah wawancara, observasi-partisipasi, dan studi pustaka. Dengan metode tersebut, penulis dapat secara langsung melakukan pengamatan terhadap kondisi arsip inaktif, dan penulis dapat memperoleh data-data yang konkret dan berkaitan dengan instansi secara keseluruhan, serta mengetahui sejauh mana penerapan ilmu kearsipan dengan kenyataan yang ada di instansi tersebut. Penataan arsip inaktif yang ada di Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Sleman belum sepenuhnya sesuai dengan ilmu kearsipan yang baik dan benar. Hal ini dikarenakan kurangnya fasilitas, SDM, dan sarana dan prasarana. Instansi tersebut menghasilkan arsip penting seperti SPJ dan arsip tidak penting seperti undangan dan pemberitahuan. Dalam melakukan pengorganisasian arsip, Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan menggunakan asas desentralisasi. Asas tersebut diterapkan karena instansi tersebut belum memiliki Record Center sehingga dalam melakukan penyimpanan arsip pada masing-masing unit kerja menggunakan sistemnya masing-masing.
This Final Paper titled “The Arrangement Of Inactive Records At Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Sleman†is the result of the data that writer gather during the practices in field. The purpose of this field practices in to know the structure of inactive records in Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Sleman. The method that has bean writer use in the field practices are interview, observation-participation, and library study. The purpose of the interview is to complete the data that has been received before. When doing the field practice, the direct observation is used by the writer to see the inactive records. With this method, writer can get a direct observation to the inactive records and get a concrete data that is related to the instance then know the knowledge of records to applicate the facts of that instance. After collecting the data, finally writer can make a conclusion. Which is the organizer and the inavtive records in Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Sleman is not appropriate yet with the correct records knowledge because of the facility, human recources, and the medium is that still not enough.
Kata Kunci : -