ANALISIS STRUKTURAL NOVEL DEWI ANJAR MERAH KARYA SRI HADIDJOJO
LAKSMI DEWI K, Drs. Akhmad Nugroho, S.U .
2014 | Skripsi | SASTRA NUSANTARAPenelitian ini mengkaji aspek - aspek struktural yang terdapat di dalam novel Dewi Anjar Merah. Metode yang digunakan untuk menganalisi novel Dewi Anjar Merah adalah dengan melakukan studi pustaka, membaca novel dengan seksama, menerjemahkan n ovel ke dalam bahasa Indonesia, dan mengana l isis novel menggunakan teori struktural, yaitu : judul, tema, penokohan, alur, dan latar. Dewi Anjar Merah merupakan salah satu karya Sri Hadidjojo yang ditulis pada tahun 1965, dan banyak mengajarkan nilai - nilai kebenaran. Novel ini bertema kisah cinta, y aitu menceritakan tentang cinta antara seorang pemuda bernama Sukarsana dengan seorang gadis bernama Anjarsari. Kisah cinta mereka diawali dengan pertemuan tidak sengaja antara Sukarsana dan Anjarsari setelah Sukarsana mengalami patah hati terhadap Sumarti ni. Fokus penokohan dalam novel ini adalah mengenai ciri fisik, sifat tokoh, dan aksi tokoh dalam novel . Alur novel ini adalah al ur lurus disertai dengan alur m undur (flashback ) di awal novel. Novel ini juga mengajarkan kesabaran dan keikhlasan. .
This research investigates about the structural aspect inside of the novel of Dewi Anjar Merah. The method that used to analyze the novel is library research, closed reading and by translated Javanese into Indonesian. Research conducted by analyze the novel using the structural analysis, that is : title, theme, character, plot, and setting. Dewi Anjar Merah is one of Sri Hadidjojo’ s work that written in 1965. This novel tells about a love story between a young man Sukarsana with a beautiful girl named Anjarsari. The love story begins with an accidentally encounter between Sukarsana and Anjarsari after Sukarsana got a broken heart t o Sumartini. Beside the main character, the other character that appear in this novel is Ibu Wiramartana, Ratmaka, Pak Gandawarsita, Bu Gandawarsita and dokter Harjanta. This novel take many places like Sragen, Sala, Jebres, Calamadu, Tasikmadu, and Karang anyar. This novel also teach us about patience and sincerity.
Kata Kunci : Kisah cinta, aspek novel, analisis struktural