Laporkan Masalah

PENGAWASAN PEREDARAN DAGING BABI DI KOTA YOGYAKARTA

MARIANI H BUULOLO, Dr. drh. Widagdo Sri Nugroho, MP.

2014 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN

Upaya pemerintah dalam pengawasan peredaran daging babi di masyarakat sangat dibutuhkan. Pemerintah Kota Yogyakarta dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertanian (DISPERINDAGKOPTAN) yang membawahi fungsi pengawasan mutu komoditas dan kesehatan hewan semakin memperketat pengawasan bahan pangan asal hewan (BPAH). Pemeriksaan ulang (uji herkeuring) daging babi yang masuk di wilayah Kota Yogyakarta merupakan salah satu upaya pengawasan terhadap BPAH. Tujuan tulisan ini adalah mengetahui program dan pelaksanaan pengawasan peredaran daging babi di Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan mengambil data hasil pengawasan pemeriksaan herkeuring dan uji laboratorium selama tahun 2013. Analis data dilakukan secara deskriptif. Pada pengawasan peredaran daging babi selama 2013 jumlah pasokan daging yaitu 497.321 Kg. Hasil uji laboratorium dari 250 sampel menunjukkan 170 sampel daging dengan kondisi baik, 73 sampel dengan kondisi cukup. Berdasarkan uji awal pembusukan ditemukan 14 sampel positif dengan metode eber dan berdasarkan uji organoleptik daging yang beredar di Kota Yogyakarta tidak ada perubahan (TAP). Daging babi yang diedarkan di Kota Yogyakarta tahun 2013 dalam kondisi yang baik dan layak dikonsumsi.

The government’s efforts in the circulation control of pork on the community are needed. The city government of Yogyakarta which is in this case the Department of Industry, Trade, Cooperation and Agriculture (Disperindagkoptan) which oversees the functions of supervisory, quality of commodities, and animal health, has tighten controlling of the foods of animal ingredient (BPAH). Reexamination (herkeuring test) of pork entering in the City of Yogyakarta is one of the controlling efforts to BPAH. The purpose of this study is to understand the program and the implementation of the circulation controlling of pork in the City of Yogyakarta. The used research method for data collection is interview and retrieves data of controlling results, herkeuring examination, and laboratory tests during the year of 2013. The data analysis is conducted descriptively. In the circulation control of pork during the year of 2013 the supply of pork is 497,321 kg. The results of laboratory tests of 250 pork samples show that 170 pork samples is in good condition, 73 pork samples is in sufficient condition. Based on the initial test of decay 14 pork samples are found positive with Eber method and based on organleptic test the circulating pork in the City of Yogyakarta is no change (fixed). The pork which is circulated in the City of Yogyakarta in the year of 2013 is in good condition and suitable for consumption.

Kata Kunci : Pengawasan, daging babi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.