Laporkan Masalah

FORMULASI DAN STABILITAS FISIK TABLET EKSTRAK ETANOLIK BUNGA KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L.) DENGAN VARIASI KADAR BAHAN PENGHANCUR CMC NA

JESSYCA MONITA GITA PARAHITA, Dr. Mimiek Murrukmihadi, SU., Apt.

2014 | Skripsi | FARMASI

Ekstrak etanolik bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) telah diteliti memiliki aktivitas sebagai anti hiperglikemik atau anti diabetes dengan dosis efektif 250 mg/kg berat badan tikus. Untuk mempermudah pemakaian dan meningkatkan keefektifannya sebagai anti diabetes, ekstrak etanolik bunga kembang sepatu perlu diformulasikan dalam bentuk sediaan tablet. Untuk mempercepat disintegrasi tablet, maka ditambahkan suatu disintegran/bahan penghancur, bahan yang umum digunakan salah satunya adalah CMC Na. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar bahan penghancur CMC Na terhadap sifat fisik tablet ekstrak etanolik bunga kembang sepatu serta mengetahui stabilitas fisik dari tablet tersebut setelah disimpan selama satu bulan dalam suhu kamar (300C). Ekstrak etanolik bunga kembang sepatu dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Tablet dibuat menggunakan metode granulasi basah dengan variasi kadar bahan penghancur CMC Na sebesar 5%, 6%, dan 7% dengan kadar ekstrak tiap tablet sebesar 500 mg. Data hasil uji sifat fisik dan stabilitas fisik tablet yang diperoleh kemudian dianalisis dengan ANOVA satu jalan dan dilanjutkan uji Tukey dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan variasi kadar penghancur CMC Na (5%, 7%, dan 9%) dalam formulasi tablet menghasilkan perbedaan signifikan dari sifat fisik tablet yaitu kerapuhan tablet, sedangkan kekerasan dan waktu hancur tablet tidak terpengaruh dengan adanya variasi kadar CMC Na. Sifat fisik dari tablet yang dihasilkan dari ketiga formula relatif tidak stabil dalam penyimpanan selama satu bulan pada suhu kamar (300 C).

-

Kata Kunci : -


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.