Laporkan Masalah

KEJADIAN TOKSOPLASMOSIS YANG DIPERIKSA DI BALAI BESAR VETERINER WATES YOGYAKARTA TAHUN 2012 – 2013

TRIYATUN, Dr. drh. R. Wisnu Nurcahyo,

2014 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN

Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta dilaksanakan pada tanggal 17 - 21 Maret 2012. Tujuan penulis adalah untuk mengetahui kejadian toksoplasmosis pada berbagai hewan di wilayah Pulau Jawa dari tahun 2012 - 2013. Penulisan tugas akhir ini berdasarkan data toksoplasmosis yang diperoleh dari Laboratorium Epidemiologi dari tahun 2012 - 2013 di Pulau Jawa yang meliputi provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam pemeriksaan sampel serum terhadap dugaan adanya toksoplasmosis adalah Uji Toxo Latek Antibodi IgG. Berdasarkan data yang diperoleh, kejadian toksoplasmosis yang diperiksa di Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta dari tahun 2012 - 2013 tertinggi di tahun 2012 yaitu 30,10% sedangkan kejadian toksoplasmosis per provinsi selama dua tahun tertinggi di provinsi Jawa Timur dengan persentase 50,27%, dan kejadian toksoplasmosis per hewan selama dua tahun tertinggi pada ayam dengan persentase 100%. Intensitas kejadian toksoplasmosis selama dua tahun bervariasi menurut daerah, waktu kejadian, serta tergantung pada jenis hewan yang terinfeksi. Hal tersebut disebabkan karena faktor-faktor penting yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan siklus hidup protozoa penyebab toksoplasmosis antara lain kelembapan udara, ada tidaknya hospes definitif (kucing) di suatu daerah, kebiasaan masyarakat makan daging yang kurang matang, pemberian pakan yang kurang bersih pada hewan lainnya dan sanitasi lingkungan yang buruk.

Field Work Practice in Balai Besar Veteriner, Wates Yogyakarta was conducted on March 17-21, 2014. The purpose of this Final Paper is to see toxoplasmosis cased according to the data of Epidemiology Laboratory on 2012- 2013 from Java Island which covers Yogyakarta, Center Java, East Java and West Java. The Method which used in serum sample examination to the exist of toxoplasmasis assessment is Toxo Latex Antibody IgG Test. According to the data which obtained, toxoplasmosis was examined in Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta on 2012-2013, the higest on 2012 it was 30,10% while the higest toxoplasmosis cased per province was in East Java it was 50,27% and the highest toxoplasmosis cased per animal was in chicken it was 100%. The intensity of toxoplasmosis cased during two years were variation based of area, time occurred and depend on the various of animal which infected. This case was caused because important factors were influential about growth of protozoa’s live cycle causal factors of toxoplasmosis like as air humidity, definitive hospes (cat) in a area, society’s behavior was eat meat not well cooked, gift food not hygienist for others animals and bad sanitation environment.

Kata Kunci : Balai Besar Veteriner Wates, Toksoplasmosis, Uji Latek Antibodi IgG


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.