Laporkan Masalah

Analisis pelaksanaan penetapan angka kredit bagi jabatan fungsional tenaga dokter Puskesmas di Jawa Tengah

BOEDI, Sigit Setya, Drs. John Suprihanto, MIM

2001 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan hambatan yang mempengamhi atas penetapan angka kredit bagi jabatan fungsional tenaga dokter Puskesmas se Jawa Tengah. Permasalahan yang ada apakah penetapan angka kredit telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan faktor faktor apa saja yang menjadi hambatan dalam penetapan angka kredit tenaga fungsional tenaga dokter. Penelitian ini dilaksanakan pacia bulan Januari 2001 terhadap Tim teknis dan Pengelola tenaga fungsional dokter dengan melaksanakan Fokus Group Diskusi dan wawancara mendalam untuk mendapatkan data primer dan laporan daftar usulan penetapan angka kredit di Kantor Wllayah Departemen Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk mengetahui data sekunder. Untuk memperoleh gambaran tentang hambatan hambatan yang terjadi pada proses usulan penetapan angka kredit jabatan fimgsional tenaga dokter Puskesmas di Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan angka kredit jabatan hgsional tenaga dokter mash belum berjalan dengan lancar. Beberapa hambatan yang terjadi disebabkan oleh tidak tmedianya tenaga dipuskesmas untuk membuat daftar usulan penetapan angka kredit dan belum efektifhya Tim Teknis dan Pengelola di Kabupaten dalam proses penetapan angka kredit.

This study was aimed at finding out barriers influencing the credit point decision for functional position among physicians working in community health centers in Central Java. The problems were whether the credit point decision had been implemented in line with the existing regulation and what factors hindering the implementation. This study was held in January 2001 dealing with technical teams and managers of functional physicians by holding focus-group discussion and depth interviews to get primary data and reports of the credit point proposal list in the Health Department of Central Java Province for secondary data. This was aimed at finding out information barriers in the decision making process of the credit point proposal. The results showed that the credit point decision making for functional position for physicians still did not run well. The barriers included unavailability of administrative staff in the community health centers for preparing the proposed lists and effectiveness of the technical team and management of credit point decision process in the regencies.

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit, Dokter Puskesmas,Jabatan Fungsional, Angka Kredit, physicians, credit point, functional position.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.